Sambut HAN 2018, PT KAI Bagi Bagi Souvenir Untuk Penumpang Anak

Surabaya (wartasas.com) – Dalam rangka menyemarakkan Hari Anak Nasional (HAN) 2018 yang disambut seluruh rakyat Indonesia, PT KAI juga tidak ingin ketinggalan ambil bagian. Secara serentak di seluruh stasiun besar pemberangkatan KA, PT KAI membagi bagikan suvenir kepada penumpang anak.

Seperti halnya yang dilakukan di Stasiun Gubeng pada Senin, 23 Juli 2018, Deputi Executive Vice Presiden PT KAI Surabaya, Djainuri didampingi Senior Manager Angkutan Penumpang Teguh Triyono dan Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Gatut Sutiyatmoko beserta seluruh staf PT KAI Daop 8 Surabaya, membagi bagikan souvenir kepada penumpang anak.

Djainuri Deputi Executive Vice Presiden PT KAI Surabaya, mengatakan bahwa, selain untuk menyemarakkan peringatan HAN 2018, kegiatan ini juga sebagai wujud apresiasi PT KAI  kepada para pengguna jasa setia KA yang telah memilih kereta api sebagai moda bepergian jarak jauhnya bersama anak.

“Meskipun, souvenir yang kita bagikan seperti buku bacaan anak, buku tulis, balon, bantal leher  dan lainnya setidak seberapa, namun kami berharap hal kecil ini dapat menciptakan senyuman dan manfaat bagi anak anak. Sehingga, para penumpang semakin menikmati perjalanan bersama KAI,” kata Djainuri disela sela membagikan souvenir di Stasiun Gubeng Surabaya, Senin, (23/07/18).

“Sebagai jasa penyedia transportasi KAI selama ini telah berusaha mengutamakan keselamatan para penumpangnya, termasuk penumpang anak-anak,” tambahnya.

Hal ini terwujud dengan diterapkannya aturan tiket Rp 0 bagi penumpang anak usia 0-3 tahun yang dipangku oleh orangtua atau tidak membeli seat. Penerapan aturan ini dimaksudkan untuk menjamin asuransi perjalanan mereka.

“Jadi, walaupun tidak membeli seat alias dipangku selama perjalanan dengan KA, penumpang anak tetap harus bertiket. Tiketnya Rp 0 dan dapat diminta di petugas loket  sebelum boarding dengan menunjukkan boarding pass orangtuanya,” terang Djainuri.

Selain itu, untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jasa, khususnya anak-anak, seluruh  kereta api sudah disediakan penyejuk udara (AC). Sehingga, anak-anak bisa merasa nyaman sepanjang perjalanan.

“KAI juga menyiapkan beberapa fasilitas penunjang seperti ruang menyusui dan area bermain anak. Sehingga, melalui fasilitas tersebut anak-anak dan para orang tua akan merasa nyaman saat  sedang menunggu kereta datang,” ungkapnya.

Rahmat (31) warga Kedinding pengguna jasa kereta api merasa kaget juga senang ketika pihak KAI tiba tiba menghampiri dan memberikan hadiah balon dan bantalan leher kepada putranya.

“Kaget tapi senang. Karena, tiba tiba bapak dari KAI memberikan balon dan bantalan leher kepada anak saya. Dan, anak saya juga senang karena terhibur dengan adanya badut KAI,” akunya sambil tersenyum. (Tls)