Gus Ipul : Halal Bihalal Ciri Khas Bangsa Indonesia Untuk Merekatkan Keakraban

Surabaya (wartasas.com) – Kegiatan halal bihalal yang menjadi tradisi umat muslim setiap usai menyambut lebaran Idul Fitri dapat dijadikan momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan juga bentuk persatuan antar ummat.

Hal ini juga yang dilakukan oleh Go-Jek Indonesia bekerjasama dengan Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo menggelar acara Halal Bihalal dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 H pada Senin sore, 25 Juni 2018 di Halaman Masjid Cheng Hoo Surabaya.

SVP Public Policy and Goverment Relations Go-Jek Indonesia Malikulkusno Utomo menyampaikan bahwa, kegiatan halal bihalal yang dilakukan ini merupakan bentuk apresiasi kepada mitra yang telah memberikan dampak positif kepada komunitas dan masyarakat Surabaya.

“Kehadiran Go-Jek sebagai penyedia layanan on-demand berbasis terdepan di Indonesia telah hadir membantu para pekerja sektor informal dan pelaku UMKM di Jatim. Dalam halal bihalal ini, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada mitra yang tak kenal lelah memberikan semangat kekeluargaan dan membantu antar sesama,” kata Utomo disela acara Halal Bihalal, Senin sore, (25/06/18).

“Kami beri apresiasi, mitra-mitra kami yang tanpa kenal lelah dan pamrih mengajarkan  kebaikan yang ditularkan dengan semangat kekeluargaan untuk membantu sesama,” tamabahnya.

Ditempat yang sama, Drs. H. Saifullah Yusuf juga menyampaikan bahwa, halal bihalal merupakan ciri khas Bangsa Indonesia harus mampu menjadi ajang untuk merekatkan keakraban diantara sesama.

“Bahkan, tradisi Halal Bihalal yang kerap digelar pasca lebaran Idul Fitri merupakan kegiatan khas nusantara yang tidak dimiliki di negara lain,” terang pria yang akrab disapa Gus Ipul saat hadir menjadi tamu undangan dalam acara Halal Bihalal di Masjid Cheng Hoo Surabaya.

“Dengan halal bihalal harapannya kita semua akan kembali bersih. Selain itu juga untuk memperat rasa persatuan dan persaudaraan antar sesama,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul mengapresiasi gojek yang telah banyak membantu masyarakat terutama dalam melayani kebutuhan sehari-hari. Kemajuan teknologi sangat membantu memenuhi segala keperluan masyarakat dengan lebih cepat, mudah, murah dan memuaskan.

Menurutnya, gojek atau layanan aplikasi yang ada di tanah air turut membantu pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan. “Jadi disamping pengguna memerlukan layanan yang lebih cepat, mudah dan murah ada misi lain yakni terciptanya jutaan lapangan pekerjaan dari bisnis ini,” tegasnya yang juga menyebut layanan berbasis makanan atau go food menjadi primadona.

Ke depan, pemerintah akan terus menyiapkan instrumen maupun kebijakan agar pengguna layanan online bisa hidup berdampingan bersama konvensional. Hal terpenting adalah menciptakan kesadaran untuk bersama-sama mencari rezeki.

“Intinya semua harus sadar untuk saling mencari rezeki. Bagi yang konvensional kita dukung dan perkuat sedangkan layanan berbasis aplikasi seperti ini terus jalan. Semua pasti ada jalan dengan cara musyawarah. Pokoknya gojek jalan, yang konvensional kita bantu,” ungkapnya. (Tls)