Lewat Teknologi Digital, Mahasiswa UC Surabaya Kembangkan Wisata Desa Malang

Malang (wartasas.com) – Pesatnya kemajuan teknologi digital terkadang membuat masyarakat khususnya generasi millennial terfokus terhadap kehidupan diperkotaan. Sehingga, secara perlahan lupa akan kehidupan didunia alam pedesaan.

Oleh karena itu, untuk membangun kepedulian terhadap perkembangan wisata desa generasi millennial Universitas Ciputra (UC) Surabaya mengadakan kegiatan di alam bebas, pedesaan dan berinteraksi dengan masyarakat desa

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 20 Mei 2019 di desa wisata Penimen Malang merupakan bentuk pengabdian masyarakat para mahasiswa UC Surabaya.

Agoestinus Lies Indrianto, S.S, M.Toursm, P.hD, selaku dosen pengampu mata kuliah Advance Hospitality Inovation (AHAI) menyampaikan bahwa, kegitan tersebut berawal dari proyek tugas perkuliahan,  14 mahasiswa dari Jurusan Hotel dan Tourism Business selama kurang lebih 3 bulan turun ke desa Peniwen Malang dan berinteraksi dengan masyarakat desa untuk bersama-sama mengembangkan wisata desa.

“Dipilihnya desa Peniwen di kecamatan Kromengan Kabupaten Malang sebagai lokasi kegiatan dikarenakan desa ini memiliki  potensi wisata alam, budaya dan sejarah yang unik,” kata Agoestinus saat dijumpai di Kampus UC Surabaya, Selasa, (21/05/19).

“Seperti adanya gereja Jawa Tua yang menjadi ikon di Peniwen, juga  Monumen Peniwen Affair, yang merupakan satu-satunya monumen Palang Merah Remaja di Indonesia memberi nuansa historis yang tinggi di desa ini,” tambahnya.

Agoestinus menambahkan lingkungan desa yang dikelilingi hamparan persawahan dan peternakan, dipadu dengan masyarakat desa yang masih mempertahankan warisan budaya melalui kegiatan karawitan, dan tata kehidupan khas desa  membuat desa yang tertata rapi ini seringkali mendapatkan kunjungan dari wisatawan. 

Dijelaskan juga, tujuan kegiatan  ini  adalah membantu mempromosikan potensi desa wisata kepada generasi milenial juga memberikan pendampingan terhadap masyarakat desa untuk lebih mengembangkan potensi wisata di desanya.

Pada kesempatan ini Mahasiswa Hotel and Tourism Business, Universitas Ciputra  juga menyerahan sepeda sebagai sarana wisata kepada Kelompok usaha desa WBDP (Wisata Budaya Desa Peniwen).

Disisi lain, Jennifer Charity Chan, mahasiswa semester 4, program studi Hospitality and Tourism Buissines Universitas Ciputra mengungkapkan, ia bersama 13 rekannya membuat beberapa terobosan utnuk mengmbangkan pariwisata di desa Peniwen.

“Melalui teknologi, kita mencoba promosikan lewat media sosial. Kemudian membuat spot selfie, dan sudah melakukan survey ketempat mana saja yang dapat digunakan. Kami juga memberi beberapa sepeda agar mempermudah pengunjung untuk ke tempat foto yang bagus,” Terang mahasiswi asal Lombok itu.

Sementara itu, Didik Baskoro, selaku ketua komunitas Wisata Budaya desa Peniwen (WBDP) menerangkan bahwa beberapa kegiatan mahasiswa UC di Peniwen makin memberikan semangat dan inspirasi bagi pengembangan wisata budaya di desa Peniwen. (Tls)