Lewat Film Pendek STIE Perbanas Ajak Masyarakat Turut Peduli Penyelamatan Lingkungan

Surabaya (wartasas.com) – Sebagai Perguruan Tinggi yang memiliki misi “Terkemuka” yang selalu unggul dan global, STIE Perbanas Surabaya selalu mengajak mahasiswa untuk terus menciptakan inovasi dan kreatifitas baru yang berbeda agar bisa menjadi contoh positif bagi masyarakat.

Kali ini, mahasiswa STIE Perbanas Surabaya menciptakan karya baru yang dikemas dalam “Short Movie” hingga memecahkan Rekor 850 Short Movie Kesadaran Lingkungan dan nilai nilai softskills.

Yudi Sutarso selaku Rektor STIE Perbanas Surabaya mengaku bangga dan mengapresiasi semua karya yang telah diciptakan oleh mahasiswa STIE Perbanas Surabaya yang senantiasa melakukan inovasi untuk peduli pada lingkungan masyarakat.

“Inovasi inipun diwujudkan dalam bentuk karya-karya berkualitas dan bernilai tinggi. Salah satunya adalah karya film pendek tentang kepedulian terhadap lingkungan masyarakat,” ucap Yudi usai menerima penghargaan atas Rekor 850 Short Movie Penyelamatan Lingkungan, Sabtu, (20/07/19).

“Ini salah satu bukti STIE Perbanas juga memiliki kepedulian tinggi terhadap. Melalui karya Short Movie ini STIE Perbanas Surabaya mengajak masyarakat untuk turut peduli terhadap penyelamatan lingkungan,” sambungnya.

Lebih dari 850 mahasiswa angkatan tahun 2018 yang tergabung dalam kegiatan Super Softskills Mentoring (SSM) 2019 terbagi menjadi 47 group menlee (dibaca menti, sebutan untuk peserta mentoring) menampilkan beragam judul short movie.

“Short movie yang telah dibuat dipublikasikan secara massal sejak 7 Juli 2019, di akun YouTube masing masing mentee. Harapannya, setelah di-share, warga netizen maupun
masyarakat umum luas bisa bergerak untuk menyelamatkan lingkungan secara massal melalui media digital,” terangnya.

Seperti Short Movie yang dibuat oleh Nadya Putri mahasiswa semester 2 Prodi Akutansi S1 dari mentor (kelompok) 06, yang menceritakan tentang Keadilan Dalam Masyarakat. Dimana, dalam ceritanya mengajarkan seseorang untuk bersikap adil dan bertanggung jawab dalam menjalan pekerjaan rumah.

“Alhamdulilah, meskipun ada sedikit kendala dalam pembuatan film pendek ini akhirnya semua berhasil diselesaikan. Banyak hal hal positif yang saya dapat selama pembuatan film pendek ini. Salah satunya saya bisa lebih menghargai orang lain untuk bisa bersikap adil dan bertanggung jawab untuk diri sendiri,” tutur Nadya.

Ditempat yang sama, Ketua Pelaksana, Nurcholis Setiawan, S.Psi., M. Psi., mengatakan kegiatan Super Softskills Mentoring (SSM) ini rutin diselenggarakan setiap tahun untuk mahasiswa angkatan terbaru. Program SSM berlangsung hingga 5 bulan dan para mentor ini memberikan bimbingan kepada mentee hingga 14 pertemuan sehingga penyelenggaraan SSM ini dapat dikategorikan selama satu semester layaknya perkuliahan.

Pemecahan Rekor 850 Short Movie Kesadaran Lingkungan dan nilainilai softskills ini diciptakan oleh mahasiswa dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan terakhir. Pencapaian rekor ini sudah yang ke-12 kali diterima oleh mahasiswa STIE Perbanas Surabaya.

“Untuk penilaian produk Short Movie ini harus mempertimbangkan poin di antaranya Cinta Lingkungan, Kreatifitas, Inovasi, dan lainnya. Bahkan, setiap menlee berkontribusi langsung di tengah masyarakat untuk mengedukasi para warga dalam penyelamatan lingkungan dan pendidikan karakter softskills,” ungkapnya. (Tls)