“Bedman” Inovasi Baru Mahasiswa Unusa Mampu Lindungi Bayi Saat Hujan

Surabaya (wartasas.com) – Merespon keluhan para ibu ibu yang seringkali melihat bayinya kedinginan saat hujan turun terutama pada bayi dengan berat lahir rendah yang memiliki resiko hipotermi atau suhu tubuh lebih rendah dari batas normal, membuat mahasiswa Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), terinspirasi menciptakan inovasi baru yang diberi nama Bedman (Bedong Mantel Anti Hujan)

Inovasi Bedman yang mendapatkan pembiayaan dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristek Dikti) dalam skema hibah KBMI (Kompetisl Bisnis Mahasiswa Indonesia) secara resmi diluncurkan bersamaan acara puncak Lustrum I Unusa pada Sabtu, 07 Juli 2018 di Unusa Kampus B Jemursari Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng. mengapresiasi 4 (empat) mahasiswa Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Unusa yaitu Wahyu Erisa Fitri, Mahasiswi Prodi Kebidanan, Nurul Afifatul Azizah (Kebidanan), Elok Reskina Arvy (Kebidanan) dan Riza Ayu Tohari Putri (Keperawatan) atas inovasi terbarunya yaitu Bedman.

“Bedman merupakan salah satu inovasi yang bisa menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Unusa mampu menemukan cara di luar hal yang biasa atau Think Out of The Box,” ucap Prof. Jazidie usai peluncuran Bedman di Unusa Kampus B, Sabtu, (07/07/18).

“Mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa yang akan menggantikan pemimpin pemimpin di negeri ini kelak. Jadi, mahasiswa harus mampu melahirkan inovasi sekaligus menjawab tantangan pembangunan dan mewujudkan generasi emas dengan kemampuan dan keahlian,” tambahnya.

Inovasi karya mahasiswa Unusa ini, masih kata Prof. Jazidie diharapkan bisa menular kepada para mahasiswa lainnya. Karena, persaingan akan bisa dihadapi jika mahasiswa memiliki kemampuan untuk menjadi sosok inovatif dan kreatif.

Wahyu Erisa Fitri salah satu pencetus karya Bedman menjelaskan bahwa, Bedman tercipta karena terinspirasi saat melakukan kegiatan praktik kerja lapangan di kawasan Kenjeran, Surabaya.

“Pada saat kami sedang melakukan kegiatan imunisasi dan Posyandu dimana kondisi saat itu sedang hujan, banyak ibu yang tidak bisa datang untuk melakukan imunisasi dengan alasan hujan dan takut bayinya kehujanan,” terang Wahyu.

“Hal inilah yang kemudian membuat kami memiliki ide untuk membuat sebuah inovasi baru yaitu Bedman (Bedong Mantel Anti Hujan) yang berfungsi untuk melindungi bayi dari hujan dan bermanfaat untuk mempertahankan suhu tubuh pada bayi dengan berat badan lahir rendah,” imbuhnya.

Untuk dapat mendapatkan Bedman sangat mudah dan harganya pun terjangkau untuk semua kalangan masyarakat. Ibu ibu bisa langsung menghubungi para mahasiswa Unusa di kontak person 081216217436.

Dengan hadirnya Bedman, para ibu ibu diharapkan dapat kembali menjalankan aktifitasnya meskipun hujan turun tanpa merasa was was dan khawatir akan kondisi bayinya seperti ke posyandu maupun ke puskesmas atau rumah sakit.

“Ingat hujan, yah ingat Bedmen. Praktis, mudah dipakai dan tetap modis,” kata ke empat mahasiswa Unusa bersamaan. (Tls)