Ribuan Pasukan TNI AL Re Embarkasi Dengan Penuh Kebanggaan

Situbondo (wartasas.com) – Tak terlihat letih dan menyerah dari seluruh pasukan TNI AL meskipun jiwa dan raga telah dipertaruhkan dalam kegiatan akbar Latihan Puncak TNI AL Armada Jaya XXXVII/2019.

Dengan bangga dan penuh semangat ribuan pasukan pendarat serta puluhan tank dan ranpur melakukan re embarkasi ke KRI Makassar-590 dan KRI Teluk Banten-516. Hal ini menunjukkan bahwa, prajurit TNI AL merupakan pasukan yang tangguh dan pemberani.

Proses Re embarkasi yang dilaksanakan pada Minggu, 14 Juli 2019 di perairan Banongan, Situbondo disaksikan langsung oleh Pangkoarmada II Laksda TNI Mintoro Yulianto,  S. Sos,  M. Si yang on board di KRI Makassar -590.

Pangkoarmada II mengaku bangga dan memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada seluruh prajurit TNI AL yang telah menunjukkan kehebatan dan kekuatan dengan gagah berani dalam kegiatan latihan perang Latihan Armada Jaya XXXVII 2019.

“Hari ini latihan Armada Jaya XXXVII telah selesai. Alhamdulilah semua berjalan aman, lancar dan terkendali. Semua alutsista berfungsi baik dan seluruh prajurit menunjukkan kehebatan dan kekuatannya dalam berperang,” tegas Pangkoarmada II, Minggu, (14/07/19).

“Proses re embarkasi yakni pemberangkatan kembali seluruh pasukan pendarat dan ranpur dari rahlat di Pantai Banongan ke KRI Makassar dan KRI Teluk Banten, sebelum seluruh unsur dan pasukan kembali ke Surabaya,” sambunjgnya.

Sebagaimana telah diberitakan jika pelaksanaan latihan puncak TNI AL Armada Jaya XXXVII/2019 melibatkan 8.493 personel, serta berbagai jenis Kapal Perang (KRI) dari jajaran Koarmada I dan Koarmada II.

Selain Kapal Perang, dalam pelaksanaan latihan tersebut juga melibatkan beberapa Pesawat Udara, serta Alutsista Marinir seperti BMP-3F, LVT-7, BVP-2, KAPA-K61, How 105, RM – 70 Grad, PK dan Mopel, serta Puluhan Kendaraan Pendarat Amfibi milik Korps Marinir.

Disamping itu pesawat udara TNI AL jenis fixed wing dan rotary wing juga diterjunkan. Tidak ketinggalan adalah pasukan Marinir lengkap dengan peralatan-peralatan canggihnya seperti BMP-3F, LVP-7, BVP-2, KAPA, Howitzer, RM – 70 Grad, dan puluhan kendaraan amfibi lainnya. Sebelum melaksanakan tahap Manuver Lapangan, juga telah dilaksanakan tahap Geladi Posko yang melibatkan 1.959 prajurit. (Tls)