Pantang Menyerah, Prajurit Yontaifib 1 Mar Laksanakan Terjun Malam

Surabaya (wartasas.com) – Dalam rangka meningkatkan sekaligus mengasah kemampuan dan keterampilan terjun tempur, prajurit Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir (Yontaifib 1 Mar) kembali melaksanakan latihan. Kali ini, latihan terjun tempur dilaksanakan malam hari.

Latihan yang dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir Mayor Marinir Dadang Widyanto dilaksanakan pada Jumat malam, 20 Juli 2018 di lapangan Randegansari Driyorejo Gresik, dengan diikuti oleh 14 prajurit Taifib.

Wakil Komandan Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir Mayor Marinir Dadang Widyanto mengtakan bahwa, latihan terjun malam dilaksanakan untuk menguji kesiapan prajurit Yontaifib 1 Mar, sebagai pasukan khusus Korps Marinir TNI Angkatan Laut.

“Agar, para prajurit Yontaifib 1 Mar mampu melaksanakan infiltrasi ke sasaran-sasaran terpilih dalam operasi amfibi, operasi darat dan operasi khusus lainnya,” tegas Mayor Marinir Dadang.

“Dengan adanya latihan ini, diharapkan mampu meningkatkan kemampuan, pengetahuan, naluri tempur, tentang taktik, dan tehnik khusus, yang dimiliki oleh prajurit Tri Media guna menyongsong tugas-tugas kedepan,” imbuhnya.

Latihan terjun malam kali ini, diikuti oleh 14 prajurit Taifib, dilaksanakan dalam 1 sorty dibagi menjadi 2 run, dengan menggunakan pesawat Cassa U-6203 Skuadron 600 Wing Udara 1 Puspenerbal.

Sebelum melaksanakan penerjunan, Mayor Marinir Dadang Widyanto menekankan kepada seluruh prajurit, agar selalu mentaati ketentuan-ketentuan yang harus dilaksanakan, dan larangan-larangan yang harus dihindari, agar latihan terjun malam berjalan lancar, tertib, aman dan dapat dicapai hasil latihan yang maksimal, secara efektif dan efisien tanpa mengesampingkan faktor keamanan. (Tls)