Aprindo : Ritel di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik Mengalami Kerugian Hingga 33.9 M Pasca Teror Bom

Surabaya (wartasas.com) – Pasca teror bom yang terjadi di Kota Surabaya baru baru ini yang berlangsung selama dua hari, membawa dampak yang cukup luar biasa bagi para pelaku usaha baik industry makanan dan minuman maupun pakaian.

Hal ini disampaikan langsung oleh ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) Jawa Timur April Wahyu Widati didampingi Kordinator Aprindo Wilayah Timur, Abraham Ibnu dalam kesempatan press conference yang digelar pada Rabu, 16 Mei 2018 di Surabaya.

April Wahyu Widati mengatakan bahwa, kejadian teror yang berlangsung selama dua hari di Surabaya memberikan dampak kerugian yang cukup luar biasa besar bagi industri ritel.

“Kerugian yang dialami anggota APRINDO Jawa Timur khususnya di Kota Surabaya, Sidoarjo dan Gresik mencapai Rp 33,9 Miliar selama 2 hari kemarin,” kata wanita ramah yang akrab disapa April dalam press conference di Surabaya, Rabu, (16/05/18).

“Kerugian terbesar dialami para peritel di hari Senin dan Selasa pasca peledakan di gereja dan Polrestabes Surabaya. Khususnya mereka yang tokonya berada disekitar kejadian ledakan seperti ritel Bilka yang berdekatan dengan lokasi ledakan di Gereja Santa Maria Tak Bercela,” tambahnya.

Melihat kondisi seperti ini, APRINDO Jawa Timur langsung melakukan langkah konkrit yang cepat dan tepat untuk mengantisipasi menurunnya minat masyarakat berbelanja.

“Kami memahami betul keresahan dan kekhawatiran masyarakat untuk keluar rumah apalagi pergi ketempat keramaian seperti Mall Mall. Karena, banyak isu dan rumar bahwa, akan ada bom susulan yang akan ditujukan di pusat perbelanjaan. Padahal, itu tidak benar,” tegas april.

“Apa yang terjadi kemarin membuat kami shock dan terkejut tapi kami mengapresiasi apa yang sudah pemerintah bersama pihak kepolisian dan pihak terkait lainnya dalam penanganan pasca ledakan,” imbuhnya.

Guna meningkatkan gairah ekonomi serta meningkatkan kembali minat masyarakat untuk berbelanja, serta tidak takut lagi dan merasa nyaman berbelanja APRINDO menyiapkan program promo menarik. Salah satunya, memberikan diskon dan voucher kepada konsumen.

“Dukungan dari semua pihak termasuk pemerintah dan para penegak hukum sangat menentukan geliat ekonomi ini bisa bergerak lagi pasca tragedi yang terjadi di Surabaya,” ungkapnya.

APRINDO optimis, gairah ekonomi di Jawa Timur pasti segera kembali membaik. Dan, minat belanja masyarakat berangsur angsur kembali seperti semula.

“Ini terlihat dihari Selasa, (15/05) kemarin, di beberapa Mall Surabaya mulai dikunjungi kembali oleh masyarakat. Serta, pertokoan dan supermarket mulai rame kembali,” pungkas April sambil tersenyum. (Tls)