“Zurich Principle Care” Berikan Ketenangan Hadapi Risiko Penyakit Kritis

Surabaya (wartasas.com) – Terus berkomitmen berikan yang terbaik bagi konsumen dan pelanggan, Zurich asuransi terkemuka di Indonesia, kembali tawarkan produk terbaru dan terbaiknya yaitu Zurich Principle Care.

Peluncuran Zurich Principle Care pada Senin, 14 Mei 2018 di Mercure Hotel Surabaya, menghadirkan narasumber yang special yaitu, Sutikno Sjarif Chief of Operating & Strategy Officer Zurich Topas Life, Lula Kamal Dokter sekaligus Artis Indonesia dan Farisa Zataliny Head of Reseach JakPat.

Sutikno Sjarif mengatakan bahwa, Zurich Principle Care, merupakan asuransi penyakit kritis dengan manfaat lengkap, yang menjawab kebutuhan keluarga muda Indonesia saat ini.

“Kehadiran produk ini sejalan dengan komitmen Zurich dalam menghadirkan solusi perlindungan yang mudah, inovatif dan focus memberikan nasabah solusi di setiap fase kehidupannya,” kata Sutikno dalam peluncuran Zurich Principle Care di Mercure Hotel Surabaya, Senin, (14/05/18).

“Melalui Zurich Principle Care, Zurich ingin membantu kaum dan keluarga muda Indonesia agar lebih siap dalam menghadapi risiko penyakit kritis. Dengan mengambil alih risiko beban financial dari penyakit kritis sejak dini, maka kaum muda dapat focus untuk berkarya dan mengejar passion-nya,” tambahnya.

Zurich Principle Care menawarkan 3 kelebihan utama untuk menjawab kebutuhan kaum muda yaitu inovasi, karena mencakup semua jenis penyakit kritis, jaminan pengembalian premi 100% kepada nasabah tiap ulang tahun polis ke-10 jika tidak pernah klaim, dan memberikan kemudahan dengan harga premi terjangkau mulai dari Rp 11.000/hari.

Ditempat yang sama, Lula Kamal menyampaikan bahwa, menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), di 2015 sedikitnya lebih dari 48 ribu orang meninggal dunia setiap harinya karena penyakit kardiovaskular. Diprediksi, pada tahun 2020 tiga perempat kematian di Negara maju disebabkan oleh penyakit kritis.

“Di Indonesia sendiri, terdapat 3 penyakit kritis tertinggi yang menyebabkan kematian, yaitu penyakit kardiovaskular, kanker, dan diabetes,” terang Lula.

Saat ini penyakit kritis tidak terbatas pada mereka yang berusia tua. Generasi produktif di daerah urban dan sub – urban turut memiliki potensi lebih tinggi akan penyakit kritis karena stress level dan gaya hidup. Bahkan, polusi di kota besar pun menjadi penyebab maraknya penyakit kritis.

Lula Kamal menambahkan bahwa, selain risiko kematian yang tinggi, penyaki tkritis juga dikenal memiliki biaya medis yang tinggi, sebagai contoh biaya perawatan penyakit kanker tiap bulannya bisa mencapai 100 juta.

 “Dengan produk terbaru dan terbaik Zurich Principle Care, sangat tepat dan cocok bagi keluarga muda Indonesia. Karena, produk tersebut sangat membantu keluarga muda dapat tenang menghadapi penyakit kritis,” ungkap Lula. (Tls)