Iwan Sunito : Hidup Itu Tiada Batas

Denpasar (Warta SAS) – Perjalanan hidup sosok seorang pengusaha properti yang sukses sekaligus pemenang Penghargaan Australia Properti Person Of The Year 2015, Iwan Sunito, kini bisa menjadi inspirasi bagi banyak masyarakat melalui Buku berjudul Without Borders.

Setelah tiga tahun lamanya sang penulis Teguh Sri Pambudi mencoba mengupas ulang alur kehidupan sang inspirator, agar perjalanan biografi Iwan Sunito bisa dibukukan, kini tuntas sudah.

Dalam acara peluncuran Buku berjudul Without Borders, pada Sabtu, 19 November 2016, di Denpasar Bali, turut menghadirkan inspirator seperti, Dino Patti Djalal Advisor of ForeignPolice Community of Indonesia, WhisnuTama CEO of Net TV, Paulus Bambang Director of PT Astra International, Phil Cooke Founder of Cookie Picture dan masih banyak lagi lainnya.

3

Buku Perjalanan Anak Hutan Kalimantan Menjadi Raja Properti Australia, yang sudah resmi diluncurkan, diharapkan mampu memberikan inspirasi positif bagi banyak masyarakat.

Seperti yang disampaikan CEO Of Crown Group Iwan Sunito, bahwa dia sebenarnya tidak ingin dipublikasikan dan kehidupannya diketahui banyak orang, karena tidak ingin kenyamanan dan privasi keluarganay terganggu .

“Namun, karena banyak pertimbangan dan masukan dari teman teman, agar perjalanan biografi kehidupan saya bisa menjadi inspirasi positif bagi banyak masyarakat, akhirnya saya menyetujui.” Tutur Iwan ketika menggelar acara presscon, Jumat, (18/11/16).

“Sepintas, cerita ini menggambarkan sebuah kemungkinan yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya, sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang utama untuk bisa menembus batas. Itu kenapa buku saya beri judul Without Borders, ” tambahnya.

4

Pria Kelahiran Surabaya ini mengungkapkan, Buku Without Borders yang diangkat oleh penulis Teguh Sri Pambudi adalah menceritakan sebuah perjuangan hidup seorang anak manusia yang berawal dari keterpurukan yang kemudian menjelma menjadi salah satu sosok yang disegani di industry properti Negara Kangguru.

Buku ini merupakan hasil perjalanan selama kurang lebih 3 tahun (2014-2016), mulai dari wawancara, riset, hingga penulisan. bahkan dari kisah yang diangkat dalam buku biografi ini banyak yang terlibat, mulai dari kalangan teman hingga kerabat. Hingga dari Jakarta, Surabaya, Kalimantan (Pangkalan Bun) dan Sydney serta riset-riset sekunder.

Masih kata Iwan, dirinya merasa mengalami sebuah flash back di layar lebar atas semua peristiwa yang pernah terjadi dalam kehidupannya. Denpasar, Bali merupakan lokasi historis dimana saya mendapatkan titik balik dalam kehidupannya, dan itulah sebabnya mengapa Bali dipilih sebagai lokasi peluncuran buku WITHOUT BORDERS.

Iwan mengungkapkan, hal ini tidak akan mungkin bisa terwujud tanpa kehadiran sosok Pak Wandi S. Brata yang sejak awal meyakinkannya untuk meluncurkan buku tersebut.

Without Borders terdiri dari 15 bab yang dibagi menjadi beberapa fase perjalanan hidup Iwan Sunito yang dimulai dari titik awal hingga detik ini dan akan tersedia di semua gerai buku terkemuka di Indonesia mulai bulan Desember 2016 dan juga tersedia secara daring di Scoop dan Amazon.

“Buku ini pada akhirnya menjadi kompas baru bagi saya untuk memahami makna dari kehidupan itu sendiri dan mendorong pemahaman bahwa kehidupan bukanlah sekadar kehidupan, namun bagian dari sesuatu yang lebih luas,” urai Iwan mengakhiri percakapan.

Dalam acara peluncuran Buku Without Borders, turut dihadiri para relasi serta ratusan penggemar dan pengagum Iwan Sunito dari berbagai daerah yang ingin meminta tanda tangan dan photo bersama. (Tls).

Add a Comment