Teto Berbagi Pengalaman Dengan Para TKW

Surabaya (wartasas.com) – Semenjak Taipei Economic and Trade Office (Teto) Surabaya berdiri pada Desember 2015 lalu, sudah banyak para TKI dan TKW asal Jawa Timur yang sudah terbantu dalam proses pengurusan visa tenaga kerja.

Dalam rangka memperingati 1 Tahun TETO Surabaya, Teto menggelar temu kangen sekaligus berbagi pengalaman oleh Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia Taiwan se Jawa Timur, pada Selasa, 20 Desember 2016 di Kantor TETO Surabaya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Director General of TETO Surabaya Jeffrey, S.C. Hsiao, Kepala BNP3TKI Surabaya Tjipto Utomo, Ketua ASPATAKI Saiful Mashud, Dosen UKWMS Dr. Nurlaila Effendy, dan Komisaris Muara Mas Global Jatim Dyni.

Dalam kesempatan penyambutan, Director General of TETO Surabaya Jeffrey, S.C. Hsiao mengatakan, bahwa acara ini merupakan acara perdana Asosiasi TKI Taiwan se Jatim untuk berbagi pengalaman.

“Melalui acara ini, diharapkan pengalaman yang sudah pernah diperoleh oleh ex TKI dan TKW Indonesia di Taiwan, dapat memberikan masukan dan cerita kepada calon calon TKI dan TKW yang akan berangkat bekerja di Taiwan.” Ucap Jeffrey.

“Diharapkan juga, Asosiasi yang terbentuk dapat membantu Taiwan untuk memperkenalkan budaya dan wisata Taiwan kepada teman teman atau siapapun agar masyarakat mengetahui keindahan Taiwan sebagai tujuan bekerja dan wisata,” tambahnya.

Selain untuk meningkatkan kerjasama ekonomi perdagangan, diharapkan juga mampu menggiatkan pariwisata Taiwan. Serta, mengenalkan pendidikan yamg ada di Taiwan.

Keberadaan tenaga kerja Indonesia di Taiwan sangat memeberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat Taiwan. Baik yang bekerja sebagai pengasuh orang tua, bekerja di pabrik maupun sebagai pengasuh anak.

Dikesempatan yang sama, Kepala BNP3TKI Surabaya Tjipto Utomo menyampaikan rasa terima kasih kepada para ex TKI atas kontribusinya dan memberikan support bagi calon calon TKI Indonesia yang akan bekerja di Taiwan agar bekerja dengan baik dan hati hati serta selalu menjaga kesehatan.

“Kami selaku BNP3TKI akan selalu berusaha semaksimal dan yang terbaik untuk selalu memberikan perlindungan dan pengawasasn terhadap TKI yang bekerja di Taiwan baik ketika berangkat hingga kembali ke Indonesia,” kata Tjipto.

“Diharapkan, baik Calon maupun yang sudah bekerja untuk selalu mengikuti aturan yang berlaku. Jangan pernah kabur, apabila ada permasalahan segera hubungi pihak kami, agar kita bisa langsung bertindak lebih cepat,” ungkap Kepala BNP3TKI Surabaya.

“Sabar, hati hati dan jaga kesehatan. Saling memahami keinginan antara majikan dan pekerja, agar terjadi komunisakasi yang baik. Selalu terbuka kepada kami, agar kami dapat terus memantau dan memberikan perlindungan kepada para TKI dan TKW,” pungkas Dyni menambahkan. (Tls)

Add a Comment