Tekan Angka TBC, Kader Aisyiyah Kota Surabaya Laksanakan Program “Gerakan 1-15”

Surabaya (wartasas.com) – Sukses melakukan geraka Aksi Sosial “Program Ketuk Pintu” yang digagas oleh Communitas TB HIV Care Aisyiyah Kota Surabaya tahun 2017 lalu dalam rangka penanggulangan TBC, kini menyambut Hari Tuberculosis (TB) se-dunia, Aisyiyah Surabaya kembali melaksanakan program “Gerakan 1-15”.

Program “Gerakan 1-15” yang dilaunching pada Kamis, 15 Maret 2018 di Kecamatan Tandes Surabaya dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya Alifah Hikmawati dengan didampingi Siti Maslamah Koordinator Comunity TB-HIV Care Aisyiyah Kota Surabaya.

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya Alifah Hikmawati menyampaikan bahwa, program “Gerakan 1-15” dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Aisyiyah Kota Surabaya dalam mewujudkan Surabaya Sehat dan bebas TBC.

“Program gerakan 1-5 merupakan sebuah gerakan penemuan kasus TBC secara aktif dengan melibatkan semua stake holder. Gerakan 1-15 dimaksudkan untuk mewujudkan mimpi tahun 2030 Surabaya Zero TB. Maka, perlu Gerakan bersama untuk menanggulangi TB secara serentak dengan cara gerakan 1-15,” ucap Alifah usai melaunching “Gerakan 1-15”, Kamis, (15/03/18).

Ditempat yang sama, Siti Maslamah Koordinator Comunity TB-HIV Care Aisyiyah Kota Surabaya, menambahkan, dalam menyambut Hari Tuberculosis (TB) se-dunia, Aisyiyah Surabaya ingin lebih mendedikasikan diri terhadap penanggulangan TBC.

“Salah satunya dengan melaunching program gerakan 1-5. Dimana, tujuannya adalah satu titik dapat menjangkau 15 titik terdekat untuk mensosialisasikan penyakit TBC di masyarakat. sekaligus melakukan gerakan penemuan kasus secara aktif dengan semangat TOSS (Temukan-Obati Sampai Sembuh),” terang Siti.

Dalam acara launching program gerakan 1-5 ini juga menggandeng beberapa pihak terkait seperti, Dinas Kesehatan Kota Surabaya, RS PKU Muhammadiyah Surabaya, Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya), Lazismu, Community TB-HIV Care Aisyiyah Surabaya, RS Aisyiyah Surabaya, Kader TB dan warga Surabaya, untuk mewujudkan Surabaya bebas TB.

Launching tersebut juga dihadiri dari perwakilan sepuluh kecamatan se-Surabaya. Antara lain: Kecamatan Tambak sari, Mulyorejo, Sukolilo, Semampir, Pabean Cantikan yang dipusatkan di Kec Tandes, Puskesmas Banyu urip, Rangkah, Pegirian, Dupak, Pabean Cantikan, Tembokdukuh, Klampis Ngasem, Kalijudan dan Puskesmas Pucangsewu.

“Saat ini TBC cukup mengkhawatirkan. Di bulan Februari 2018 saja,  jumlah yang ditemukan di lapangan untuk pasien positif TB ada 121 pasien diwilayah Surabaya data ini berhasil dihimpun tentunya berkat kerjasama kader TB dengan puskesmas setempat,”  pungkasnya.

Tidak hanya menggelar launching Program Gerakan 1-5, Aisyiyah Kota Surabaya juga akan mengadakan bagi bagi masker bke masyarakat pada Minggu pagi, (24/03) pukul 07.00 dengan area tujuan Terminal Joyoboyo, Stasiun Pasar turi, Pasar Kapasan, PSR.pogot, Pasar Jarak, Pasar Tempurejo dan jembatan merah plaza (JMP). (Tls)