Respon Cepat Dilakukan PLN Dalam menangani Daerah Terdampak Badai Siklon

Yogyakarta (wartasas.com) – Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan sebagian besar yang terdampak dari bencana banjir, longsor dan pohon tumbang sehingga mengakibatkan sekitar 279 ribu pelanggan mengalami gangguan padamnya aliran listrik.

Hal ini langsung direspon PLN Distribusi Jateng dan Yogyakarta dengan cepat guna mengatasi dampak Badai Siklon Tropis Asia, yang terjadi pada Kamis, 30 Nopember 2017 kemarin.

General Manager PLN Distribusi Jateng & DIY,  Agung Nugraha  mengatakan, bahwa, hal tersebut adalah akibat siklon tropis  yang melanda daerah ini. Khusus untuk wilayah kerja area Yogyakarta berdampak terhadap  60 titik jaringan dengan 10 ribu pelanggan di Wates, Kulon Progo, Yogyakarta.

“Namun jelasnya, secara bertahap pihaknya berhasil melakukan normalisasi kepa‎da 9.700 pelanggan atau 97 persen yang telah normal kembali. Seluruh pelanggan yang mengalami padam tersebut bisa tuntas pada hari Sabtu (2/12/2017) ini,” ucap Agung dalam kesempatan press realese, Kamis, (30/11/17).

“Kecuali, untuk pelanggan yang berada di Kecamatan Temon-Hargorejo-Crangak belum bisa diperbaiki karena aksesnya terputus akibat longsor,” tambahnya.

Diterangkan juga, bahwa, PLN melakukan respons,  melibatkan  ‎kerjasama seluruh Tim PDKB yang da di PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY antara lain Area Magelang,  Pekalongan, Demak, Semarang dan Area Purwokerto.

“Juga dilibatkan pegawai serta Mitra Kerja  dengan jumlah 799  personil  serta alat kerja crane sebanyak 31 buah  menuju lokasi untuk membantu pemulihan,” terang Agung.

Sampai dengan  Sabtu (2/11)  pukul 17.00 wib  pelanggan yang masih belum menyala  sejumlah 3.525 pelanggan. Namun, petugas PLN masih berada di lokasi bencana untuk terus mengupayakan pemulihan agar listrik cepat menyala.

Daerah yang sangat parah terdampak adalah wilayah kerja area Yogyakarta dengan pelanggan terdampak sebanyak 23 ribu lebih namun saat ini tinggal sekitar 800 pelanggan, juga area Surakarta terdampak 18 ribu lebih dan pemulihan sdh mencapai 55%.

“Dari 300 pelanggan itu ditargetkan menyala hari ini, kecuali di daerah yang putus karena longsor jumlahnya ada 125 pelanggan. Kami akan bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk membantu membersihkan material longsor,” paparnya.

Khusus untuk wilayah kerja area Surakarta yaitu di Wonogiri, tim PLN belum bisa memasuki seluruh lokasi yang ada karnena masih tertutup longsor.

“Kami berupaya memberikan pelayanan teknik yang cepat terhadap ‎kondisi darurat dan mengutamakan kepuasan pelanggan,”urainya. (Bu/Tls)