Pemkab Banyuwangi Bersama GO-JEK Tingkatkan Kerja Sama Pelayanan Publik

Banyuwangi (wartasas.com) – Untuk lebih mendekatkan diri ke masyarakat, GO-JEK, penyedia jasa on-demand berbasis aplikasi bersama pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengadakan penandatanganan nota kesepakatan kerja sama dalam pelayanan publik.

Penandatanganan nota kesepakatan yang dilakukan pada Selasa, 10 Oktober 2017 di Pendopo Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi, GO-JEK akan membantu penyediaan jasa GO-SEND untuk pengantaran obat kepada warga kelas menengah bawah yang membutuhkan.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyampaikan, bahwa program ini merupakan langkah strategis Banyuwangi untuk meningkatkan pelayanan publik.

“Di era digital seperti sekarang ini, kita harus mampu untuk mengikuti perkembangan inovasi. Pelayanan publik pun harus bisa memanfaatkan teknologi demi kesejahteraan masyarakat.” Kata Azwar Anas dalam sambutannya usai Penandatanganan nota kesepakatan, Selasa, (10/10/17).

“Semoga, kerja sama dengan GO-JEK ini bisa mempercepat proses pelayaan publik di Banyuwangi,” tambahnya.

Masih kata Anas menjelaskan, bahwa kerjasama pengantaran obat ini akan menjadi program uji coba untuk bisa menyentuh layanan lainnya. Pengantaran obat menggunakan GO-SEND ini akan mendukung program Kabupaten Banyuwangi terdahulu yaitu Gancang Aron yang juga bergerak di pengantaran obat.

“Dengan penambahan armada dari GO-JEK, diharapkan, pengiriman obat akan lebih cepat. Nanti, kami juga merencanakan agar kerja sama dengan GO-JEK bisa membantu pengembangan pelayanan publik lainnya seperti UMKM dan Pariwisata. Dengan demikian, kami berharap masyarakat bisa merasakan manfaat teknologi secara langsung,” terangnya.

Dikesempatan yang sama, CEO GO-JEK Nadiem Makarim juga menyampaikan, rasa bangganya karena mendapatkan kesempatan untuk mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

“Dari awal, GO-JEK hadir untuk bisa membantu berbagai permasalahan sosial di Indonesia dan kami sangat senang karena Pemerintah Banyuwangi memanfaatkan layanan kami untuk bisa membantu masyarakat yang lebih luas lagi. Kami harap langkah progresif ini juga bisa kami jadikan percontohan untuk diaplikasikan di daerah lain,” pungkas Nadiem.

Kerja sama pelayanan publik ini juga sejalan dengan tiga nilai utama GO-JEK: Speed (Kecepatan); Innovation (Inovasi); dan Social Impact (Dampak Sosial).

Dimas Malikulkusno Utomo, Senior Vice President Public Policy and Government Relations GO-JEK, menambahkan, dengan adanya kerja sama pengantaran obat ini, pasien rawat jalan tidak perlu lagi menunggu di apotek.

“Mereka dapat pulang ke rumah setelah menyetorkan resep, kemudian obat akan diantarkan oleh mitra pengemudi kami. Dengan cara seperti ini, kita bersama bisa melihat bagaimana inovasi bisa membantu pelayanan yang lebih cepat dan memberikan dampak sosial yang nyata,” urai Dimas.

Kerja sama ini juga melengkapi berbagai usaha pemerintah Banyuwangi dalam meningkatkan pelayanan publik. Beberapa waktu lalu, Pemkab Banyuwangi juga meluncurkan Mal Pelayanan Publik sebagai tempat terpadu berbagai pengurusan dokumen sesuai kebutuhan masyarakat. (Tls)