“Ngopi Bareng KAI” Wujud Kepedulian PT KAI Terhadap Petani Kopi Indonesia

Surabaya (wartasas.com) – Sukses dengan event festival “Ngopi Bareng KAI” yang mampu mendongkrak minat masyarakat melakukan perjalanannya menggunakan jasa kereta api, PT Kereta Api (Persero) Daop 8 Surabaya kembali menggelar acara serupa dengan tagline “Ngopi Bareng KAI #2 – Enjoy Your Journey With Indonesian Coffee”.

Festival “Ngopi Bareng KAI” dengan tagline “Ngopi Bareng KAI #2 yang diselenggarakan selama dua hari sejak 10-11 September 2018 dilakukan secara serentak di KAI seluruh Indonesia dan dibuka langsung oleh Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro, di Loko Cafe (area Stasiun Yogyakarta).

Edi Sukmoro dalam sambutannya yang disampaikan melalui Video Streaming mengatakan bahwa, Ngopi Bareng KAI merupakan wujud dukungan KAI untuk memperkenalkan kopi lokal Indonesia serta sebagai wujud kepedulian terhadap para petani kopi Indonesia.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan edukasi serta wawasan seputar kopi di Nusantara sehingga mampu meningkatkan daya saing kopi asli Indonesia di masyarakat luas,” ucap Edi melalui Video Streaming di Loko Cafe (area Stasiun Yogyakarta), Senin,(10/09/18).

Dilokasi yang berbeda, Teguh Triyono Senior Manager Angkutan Penumpang saat ditemui PT KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan bahwa, kegiatan “Ngopi Bareng KAI” ini dilakukan dalam rangkaian memperingati HUT ke-73 KA.

“Untuk di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya, acara ngopi bareng diselenggarakan di Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi dan Stasiun Malang dan di 16 nama Kereta Api,” kata Teguh.

“Sedangkan, untuk mendukung terselenggaranya “Ngopi Bareng KAI” ini KAI bekerjasama dengan Komunitas Kopi Nusantara,” sambungnya.

Dalam acara tersebut, masyarakat dan pengguna jasa KA dapat menikmati kopi gratis yang disiapkan di Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 3750 cup, Stasiun Surabaya Pasar Turi sebanyak 3750 cup dan di Stasiun Malang sebanyak 2500 cup serta total kopi gratis yang disiapkan PT KAI sebanyak total 50.000 cup.

Selain di wilayah Daop 8 Surabaya, pembagian kopi gratis juga dilaksanakan di 12 stasiun yakni Stasiun Gambir, Pasarsenen, Bandung, Cirebon, Tegal, Purwokerto, Semarang Tawang, Semarang Poncol, Solo Balapan, Yogyakarta, Madiun, dan Jember.

Banyaknya jumlah kopi yang KAI sajikan untuk masyarakat mendapatkan apresiasi dari Museum Rekor Indonesia dengan predikat sebagai “Pemrakarsa dan Penyelenggaraan Pembagian Kopi Terbanyak di Kereta Api dan Stasiun.

“Untuk menyuguhkan kopi gratis di stasiun dan kereta api, PT KAI Daop 8 Surabaya merangkul 30 barista lokal profesional yang akan meramu dan menyuguhkan kopi gratis kepada para pecinta kopi di stasiun dan di kereta api jarak jauh dan menengah,” terangnya.

Masyarakat dan pengguna jasa KA yang ingin mendapatkan kopi gratis ini cukup menunjukkan aplikasi KAI Access yang sudah terinstal dan terdaftar di ponselnya kepada petugas di area festival di stasiun dan di kereta api.

Sebelumnya, pada festival Ngopi Bareng KAI yang lalu, KAI melibatkan 37 petani kopi di empat provinsi yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Sedangkan, Ngopi Bareng KAI #2 ini, KAI melibatkan 72 petani kopi di tujuh provinsi di Jawa-Sumatera, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Lampung. (Tls)