Meskipun Libur Tahun Baru, RS PHC Tetap “Stand By”

Surabaya (wartasas.com) – Aktifitas pada libur Tahun Baru 2018 nampak terllihat berkurang, dikarenakan semua instansi maupun perkantoran tutup memberikan kesempatan kepada para karyawan untuk berlibur bersama keluarga.

Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi tim medis RS PHC Surabaya. Rumah sakit yang merupakan unit usaha dari PT Pelindo Husada Citra (PT PHC) ini tetap stand by (tugas jaga) seperti hari hari biasanya.

Humas PT PHC Husninatul Ghassani, mengatakan, bahwa, hari libur memang moment yang selalu ditunggu oleh banyak masyarakat untuk melakukan liburan bersama keluarga. Namun, tidak bagi Tim medis RS PHC Surabaya.

“Karena, kita bergerak dibidang jasa kesehatan yang mana selalu dibutuhkan oleh masyarakat setiap saat. Dan, kita tidak bisa meninggalkan pekerjaan ini begitu saja. Ini adalah pekerjaan  yang sangat mulia,” ucap Humas PT PHC yang akrab disapa Nina, Senin, (01/01/18).

“Orang sakit tidak bisa dijadwal, selalu datang tiba tiba. Dan, kita sebagai petugas medis harus siap sedia untuk memberikan pertolongan,” tambahnya.

Buktinya hari ini, Senin, (1/18) masih kata Nina, tim medis berhasil melakukan tindakan persalinan operasi caesar pertama kalinya di tahun 2018.

Menurut Nina, dapat membantu orang lain itu merupakan kebanggaan tersendiri. Apalagi jika berhubungan dengan urusan hidup dan mati seseorang. Tidak perduli hari libur maupun tidak, pelayanan terhadap pelanggan harus dilakukan secara prima. Saat hari libur RS PHC Surabaya tetap buka 24 jam.

“Tenaga medis yang terdiri dari dokter, perawat, tenaga farmasi, bidan, radiografer dan tenaga profesional lainya pun tetap on duty. Selain itu,  status on call diberlakukan untuk dokter kamar operasi sehingga jika sewaktu-waktu terdapat kejadian gawat darurat seperti halnya melahirkan dapat segera dilakukan penanganan,” terang Nina.

Ifan Ferdian (28), ayah dari bayi asal Bangkalan yang lahir di hari pertama tahun 2018 ini, mengucapkan syukur dan berterima kasih kepada Tim RS PHC Surabaya atas bantuan dan pertolongannya sehingga, bayinya dapat lahir dengan selamat.

“Saya tidak menyangka istri saya akan melahirkan persis saat tahun baru, karena, saya hanya khawatir tidak ada tim medis yang berjaga. Ternyata di RS PHC istri saya tetap dilayani meskipun hari libur. Padahal, saya berharap bayi tersebut dapat lahir pada 3 Januari nanti ketika sudah hari efektif kerja,” kata Ifan lega.

Ifan Ferdian menututurkan, bahwa dirinya memutuskan melakukan tindakan operasi Caesar karena, istrinya tidak sanggup menahan rasa sakit jika persalinan dilakukan secara normal dan bayi yang dikandung terhitung besar dan berat.

Dengan didampingi tim medis RS PHC Surabaya, Rika (29), sang ibu yang melahirkna bayi pada 1 Januari 2018, berhasil melakukan persalinan pertamanya secara caesar.

“Kondisi ibu dan bayi sehat setelah dilakukan operasi caesar pukul 09.37 pagi tadi. Bayi lahir dengan berat badan 3,5 kilogram dengan panjang badan 51 cm, ungkap Nina. (Tls)