Jelang Tahun Baru, Miracle Hadirkan Perawatan Terbaru Dengan Metode “Tanam Benang”

Surabaya (wartasas.com) – Jelang pergantian tahun, Miracle Aesthetic Clinic kembali menghadirkan ragam jenis inovasi baru perawatan kecantikan wajah. Kali ini, Miracle Aesthetic Clinic hadirkan “Miracle Aptos Excellence Total lift”.

Dalam lounching sekaligus demo “Miracle Aptos Excellence Total lift” yang dilakukan pada Kamis, 07 Desember 2017 di Klinik Kecantikan Miracle Thamrin Surabaya, menghadirkan dr. Sandra dan dr. A.D Elita G, Dipl.AAAM selaku Aesthetic Consultant Doctor Miracle beserta dr. Lanny Juniarti, Dipl. AAAM President Director MIRACLE Aesthetic Clinic.

Lanny Juniarti, mengatakan, bahwa, launching salah satu perawatan terbaru Miracle Aptos Excellence Total lift, merupakan rangkaian event YEAR END Surprise Miraculous Beauty, Miracle Thamrin Surabaya.

“Perawatan Miracle Aptos Excellence Total Lift bertujuan untuk mengembalikan kontur dan volume pada area pipi, mengoreksi sudut mulut yang mulai turun, mengurangi garis senyum yang dalam, mengencangkan kembali dagu yang kendur, mengencangkan bagian bawah wajah yang turun sehingga memberi efek V-shape pada kontur wajah,” kata wanita cantik yang akrab disapa dr. Lanny dalam kesempatan demo “Miracle Aptos Excellence Total lift”, Kamis, (07/12/17).

“Perawatan ini dijamin pasti aman, efektif dan dapat memberikan hasil nyata yang bisa dirasakan oleh para pelanggan setia Miracle. Sehingga memberikan kecantikan yang lebih maksimal,” tambahnya.

Diterangkan juga oleh dr. Lanny, Miracle Aptos Excellence Total lift”, merupakan perawatan kecantikan wajah dengan metode tanam benang untuk mengatasi dampak penuaan yang semakin diminati karena mempunyai beberapa kelebihan.

Dikesempatan yang sama, dr. A.D Elita G, Dipl.AAAM menambahkan dan menjelaskan kelebihan perawatan wajah dengan metode tanam benang. Salah satunya adalah, persiapan dan pengerjaan untuk perawatan tanam benang ini tidak memerlukan waktu yang lama.

“Tanam benang mempunyai prosedur tanpa operasi atau tanpa pembedahan. Karena tanpa pembedahan tersebut, waktu pemulihan dari metode tanam benang ini tergolong singkat. Sehingga dalam waktu sekitar 2 hari setelah perawatan, Anda bisa melakukan aktivitas seharihari dengan normal,” terang dr. Elita.

Prosedur tanam benang ini tidak membutuhkan banyak tindakan pada jaringan kulit. Namun sejauh mana benang dapat mengatasi dampak tersebut? Apakah benang yang ditanamkan sekedar menjadi penopang pada kulit, ataukah metode ini dapat menghasilkan efek terapi yang sesungguhnya? Perlu di ketahui bahwa karakter benang dan jenis bahannya menentukan hasil perawatan.

“Benang biasa tanpa kait (barb) hanya memberikan efek rejuvenasi namun tidak menghasilkan efek pengencangan kulit yang signifikan. Miracle APTOS Excellence Total Lift merupakan seni merajut wajah dengan metode tanam benang untuk mengencangkan dan membentuk kembali kontur wajah menggunakan benang berkait untuk pengangkatan kulit yang kendur,” paparnya.

Benang ini menggunakan bahan khusus yang mengkombinasikan Polylactic Acid (PLA) dan Polycaprolactone (PCL). Bahan PLA bermanfaat untuk memberikan efek peremajaan pada kulit, menstimulasi produksi kolagen, dan melembabkan kulit.

Jaringan kolagen baru akan terus terbentuk seara bertahap di sekitar benang sampai 3-6 bulan ke depan, sehingga efek pengencangan menjadi lebih maksimal pada area sekitarnya. Sedangkan bahan PCL yang merupakan komponen kedua dan’ benang tersebut, berfungsi untuk memperlambat penyerapan benang oleh tubuh sehingga memberikan efek pengencangan kulit yang bertahan lama hingga 18-24 bulan.

Selain launching perawatan baru, Miracle berikan keistimewaan bagi para pelanggan setia untuk perawatan dan produk unggulan Miracle dalam event Miraculous Beauty yang diadakan pada tanggal 8-10 Desember 2017 di Miracle Surabaya.

“Pada YEAR END Surprise kali ini, pelanggan setia bisa dapatkan penawaran menarik seperti hemat sampai 50%, beli 1 dapat 2 untuk perawatan pilihan (Facial, Peeling, Ultrasound, Laser dan lain-lain) serta pengundian lucky draw dengan hadiah eksklusif,” urai dr Lanny. (Tls)