Hadapi Pasar Milenial, Bogasari Ajak Para UMKM Lebih Kreatif dan Inovatif

Surabaya (wartasas.com) – PT Indofood Tbk Divisi Bogasari terus berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada para UMKM Indonesia agar bisa terus maju dan berkembang sesuai dengan tagline Bogasari “Maju Bersama”. Terutama, menghadapai pasar milenial Bogasari mengajak para UMKM untuk lebih kreatif dan inovatif

Sebagai bentuk apresiasi kepada para UMKM Bogasari menggelar acara “Gelegar Hadiah Bogasari Mitra Card (BMC)” Tahap I tahun 2018 pada Sabtu, 11 Agustus 2018 di Kota Surabaya.

Ivo Ariawan Budiprabawa, Vice President Customer Relations Area 3 menyampaikan bahwa, acara Gelegar Hadiah BMC 2018 kali ini merupakan wujud apresiasi Bogasari kepada para UMKM yang telah menjadi mitra setia Bogasari.

“Sekaligus, mengajak para UMKM untuk lebih kreatif menghadapai pasar milenial. Karena, masyarakat milineal adalah konsumen yang sangat akrab dengan era teknologi serba digital. Bahkan mereka menjadikan  makanan sebagai bagian dari gaya hidup,” kata Ivo saat ditemui disela sela acara Gelegar Hadiah BMC 2018 di Surabaya, Sabtu, (11/08/18).

“Dalam menghadapi situasi pasar yang saat ini mulai serba digital. Bogasari sedang menyiapkan para UMKM agar punya kemampuan daya saing dalam menggarap pasar milenial,” tambahnya.

Untuk menggarap pasar milenial, masih menurut Ivo, banyak hal yang harus dipersiapkan para UMKM seperti rasa, penampilan, kemasan, strategi pemasaran, hingga metode pembayaran. Sebagai mitra binaan, maka Bogasari perlu memfasilitasi para UMKM untuk mendapatkan edukasi berbagai kebutuhan persiapan tersebut.

“Strategi pemasaran dan penjualan UMKM pun tak bisa lepas dari alat teknologi itu. Oleh karena itu pemanfaatan sumber sumber informasi digital berbasis internet menjadi sangat perlu diperhatikan,” terang Ivo.

Terkait penyelenggaraan Gelegar Hadiah BMC Tahap 1, ini adalah program apresiasi Bogasari atas loyalitas pelanggannya. Mereka yang berhak mengikuti program ini adalah UMKM yang sudah menjadi anggota BMC, yang merupakan wadah keanggotaan kemitraan Bogasari dengan UMKM. Program keanggotaan BMC ini sudah ada sejak tahun 2002 dan jumlahnya secara nasional sudah mencapai sekitar 40 ribu.

“Untuk wilayah Jatim sudah mencapai sebanyak 6.500 lebih dan Kota Surabaya sendiri ada sekitar 1.700 anggota. Bahkan beberapa UKM Bogasari meraih penghargaan seperti Pahlawan Ekonomi Surabaya yakni Pawon Kue dan Diah Cookies. Bahkan bulan lalu, UD Wahyu Jaya yang memproduksi Bolu Kering Mak Plengeh meraih Juara 1 UKM berprestasi se-Jawa Timur untuk kategori makanan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Bogasari terus memberikan pelatihan pelatihan agar para UMKM Indonesia juga dapat berhasil seperti yang lain. Ada beberapa program yang sedang dan akan dijalankan Bogasari. Seperti, pelatihan desain kemasan dan pelatihan food photography. Melalui pelatihan kedua materi ini, para UMKM belajar memahami arti dan manfaat penting serta pengaruh dari kemasan terhadap penjualan. Sementara materi food photography, adalah untuk membuka  wawasan akan daya jual foto produk yang dipakai baik dalam kemasan, maupun materi promosi baik dalam bentuk print out maupun media sosial seperti facebook, instagram, dan lain-lain.

Cara lain yang dilakukan Bogasari untuk memfasilitasi UMKM menggarap pasar milenial adalah mengggelar berbagai ekspo atau kegiatan kuliner yang menyasar pasar milenial seperti Bogasari Expo, Go Market, MRKT 2018, ICE 2018, dan lain-lain.

“Termasuk dalam acara Gelegar Hadiah BMC Tahap I ini, Bogasari menyiapkan ruang promosi untuk UKM dengan menyiapkan stan penjualan,” ungkapnya.

Program Gelegar Hadiah BMC ini berlangsung setiap tahun dan dibagi dalam 2 periode atau per semester. Total hadiah yang disiapkan setiap tahunnya adalah 726 item dengan hadiah utama 10 paket umrah. Hadiah lainnya adalah 6 Unit Motor Niaga Roda 3, 110 Koin Emas @ 3 gram, 280 Smartphone dan 320 Hand Mixer. (Tls)