Dr. Lanny : Every Beauty Should Be A Masterpiece

Surabaya (wartasas.com) – Setiap wanita selalu ingin terlihat cantik, tampil sempurna di hadapan banyak orang. Hal inilah yang membuat penampilan menjadi penting bagi pada wanita guna mendukung pekerjaannya. Hal inilah yang menjadi trend di industri estetika dengan adanya metode face reshaping.

Hal tersebut yang disampaikan Founder dan President Director MIRACLE Aesthetic Clinic Group, dr. Lanny Juniarti Dipl. AAAM, dalam kesempatan campaign bertajuk “Every Beauty Should Be A Masterpiece” di Surabaya pada Rabu, 05 September 2018 guna memberikan inspirasi untuk para wanita Indonesia.

dr. Lanny Juniarti mengatakan bahwa, metode face reshaping adalah membentuk wajah seseorang agar menjadi lebih ideal dan proporsional, sehingga menjadi lebih cantik dan menarik.

“Namun, untuk mendapatkan bentuk wajah yang proporsional, pembentukan wajah bukan hanya sekedar membuat wajah menjadi tirus atau hidung lebih mancung. Banyak faktor-faktor penting yang harus diperhitungkan dan diperhatikan dalam melakukan face reshaping ini,” kata dr. Lanny saat menyampaikan campaign bertajuk “Every Beauty Should Be A Masterpiece” di Surabaya, Rabu, (05/09/18).

“Ada bermacam-macam karakter kecantikan wanita di berbagai belahan dunia. Karakter kecantikan wanita khas Eropa dengan Latin, maupun Asia pasti berbeda. Di lingkup benua Asia saja juga berbeda, tampilan kecantikan khas India dengan Korea, maupun Cina dengan Mongolia sangat berbeda. Bahkan di Indonesia saja, karakter kecantikan wanitanya juga sudah berbeda-beda, karena di dalamnya terdapat berbagai ragam suku dari Sabang sampai Merauke,” tambahnya.

Selain itu, masih menurut dr. Lanny, ada rasio-rasio kecantikan untuk ukuran proporsi wajah yang perlu diperhatikan dalam melakukan face reshaping agar mendapatkan hasil tampilan yang ideal bagi setiap individu, jadi tidak hanya asal merubah, menambahkan atau mengurangi bentuk wajah.

”Dalam face reshaping, kita harus mengetahui jenis perawatan mana yang tepat untuk setiap karakter wajah, dan bagaimana kita dapat membuat tampilan wajah tersebut menjadi proporsional namun tetap terlihat natural. Tanpa memperhitungkan rasio-rasio kecantikan dalam ilmu estetika dan memperhatikan karakter wajah seseorang, hasil face reshaping dapat terlihat tidak alami,” terangnya.

Dr. Lanny juga mengingatkan bahwa, tujuan dari face reshaping adalah membuat wajah seseorang menjadi lebih ideal dan proporsional, sehingga seorang wanita dapat tampil lebih menarik, menunjukkan kecantikan versi terbaiknya dengan tetap mempertahankan ciri khas karakter kecantikan individualnya.

Dalam kesempatan mendukung campaign Every Beauty Should Be A Masterpiece, MIRACLE Aesthetic Clinic melibatkan 3 wanita Indonesia dengan latar belakang suku yang berbeda, dalam project MIRACLE Beauty Transformation.

Ketiga wanita tersebut menjalani serangkaian perawatan di Miracle antara lain Ultherapy, Miracle Botox Cosmetic, juga Miracle Dermal Filler yang dilakukan di Miracle Jakarta, Surabaya, dan Bali.

Selain itu dalam launching campaign ”Every Beauty Should Be A Masterpiece”, kedatangan juga salah satu wanita yang menjalani MIRACLE Beauty Transformation, yaitu Dian Apriliana Dewi yang mewakili kekhasan kecantikan wanita suku Jawa. Dian Apriliana adalah marketing manager dan public relation sebuah Mall terkemuka di Surabaya. Bagi dirinya penampilan sangat penting untuk mendukung pekerjaannya. (Tls)