Bersama Pakar Media, Bukalapak Perluas Literasi Digital Masyarakat

Jakarta (wartasas.com) – Dalam rangka turut membangun semangat pemanfaatan media digital yang lebih positif di Indonesia, Bukalapak terus berkomitmen untuk berupaya memperluas literasi digital melalui beragam program edukatif dan informatif yang disajikan secara konsisten.

Kali ini, melalui program BukaTalks bertajuk “Literasi Era Digital” yang diselenggarakan pada Minggu, 09 September 2018 di Kantor Bukalapak di bilangan Kemang, Bukalapak menggandeng sederet pakar media diantaranya, Najwa Shihab selaku jurnalis dan founder Narasi TV, Ardyan M. Erlangga selaku Managing Editor Vice Indonesia, serta Dahlan Dahi selaku Director Tribunnews.com.

Budi Putra selaku Associate Vice President of Content Bukalapak mengatakan, bahwa, BukaTalks merupakan program rutin Bukalapak yang bertujuan untuk membangun wadah bagi para kreator dan inovator dari berbagai bidang untuk saling berbagi cerita inspiratif.

“Di acara BukaTalks kali ini, Bukalapak mengajak seluruh masyarakat untuk dapat memanfaatkan media digital sebagai sarana bertukar pikiran dan wadah informasi berbobot yang dapat memicu inovasi,” kata Putra dalam sambutannya di program acara BukaTalks, Minggu, (09/09/18).

“Disini, Bukalapak melihat bahwa penetrasi internet di Indonesia merupakan peluang yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk memicu inovasi dan kreativitas masyarakat,” tambahnya.

Berdasarkan hasil riset Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2017, sebanyak 143,26 juta dari 262 juta penduduk Indonesia sudah melek internet. Artinya, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 54,68% dari total keseluruhan penduduk Indonesia. Selebihnya, hasil riset yang dirilis oleh wearesocial.com menunjukkan bahwa durasi penggunaan internet di Indonesia menduduki peringkat ke-4 di dunia dengan rata-rata durasi 8 jam 51 menit setiap harinya.

“Untuk itu, pelaku media digital memegang peranan penting dalam terciptanya arus informasi digital yang positif serta membangun,” terang Putra.

Hal serupa juga disampaikan Najwa Shihab selaku jurnalis dan founder Narasi TV, bahwa, ada perubahan besar dalam cara masyarakat mengonsumsi informasi. Hal ini membuat relasi antara jurnalis dan pembuat konten semakin dekat dengan publiknya, sehingga komunikasi yang terjadi bukan lagi satu arah namun dua arah.

Sedangkan, Dahlan Dahi selaku Director Tribunnews.com menyampaikan, meluasnya penetrasi digital dan perubahan perilaku masyarakat Indonesia juga menjadi tantangan tersendiri bagi media massa.

 “Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi memberikan warna baru dalam industri media. Untuk dapat beradaptasi dengan perubahan, kita harus lihai dalam melihat perilaku audiens. Sekarang informasi dapat diakses di manapun dan kapanpun dengan sangat mudah melalui gawainya, sehingga masyarakat terbiasa dengan laju informasi yang cepat. Media harus kreatif menyajikan informasi yang tidak saja relevan, tapi juga punya value kepada pembaca,” ungkap Dahlan. (Ang/Tls)