Antisipasi Kelangkaan BBM dan LPG Jelang Lebaran 2018, Pertamina Persiapkan Langkah antisipatif

Surabaya (wartasas.com) – Dalam rangka mengantisipasi kebutuhan BBM dan LPG di wilayah Jawa Timur-Bali-Nusa Tenggara menjelang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Pertamina Marketing Operation Region V (MOR V) mempersiapkan langkah-langkah antisipatif.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh General Manager (GM) Pertamina Marketing Operation Region V Ibnu Chouldum dalam press rilisnya pada Rabu, 16 Mei 2018 di Kantor Pertamina MOR V Surabaya.

Ibnu Chouldum menyampaikan bahwa, konsumsi normal harian BBM untuk wilayah Jawa Timur baik gasoline (premium + pertamax series) dan gasoil (solar/bio+ dex series) berada pada kisaran volume 18.286 KL.

“Menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Pertamina memprediksi terjadi peningkatan konsumsi sekitar 5% hingga 14% untuk produk BBM. Diprediksi puncak peningkatan konsumsi BBM tersebut akan terjadi pada tanggal 9-10 Juni 2018,” kata pria ramah yang akrab disapa Ibnu saat dijumpai di kantor Pertamina MOR V Surabaya, Kamis, (17/05/18).

Selain menyiapkan penambahan stok, masih kata Ibnu, Pertamina juga melakukan upaya lainnya seperti, Pembentukan Tim Satgas khusus yang bertugas memantau dan mengkondisikan kelancaran penyaluran BBM dan LPG dan akan beroperasi pada H-14 hingga H+7 Idul Fitri serta Penyediaan SPBU Kantong / mobile storage di 11 Titik SPBU di Jawa Timur. Penyediaan Kios Pertamax akan disediakan di 8 titik rest area di Jawa Timur. Serta, menyiapkan motorist Bahan Bakar Khusus (BBK) di ruas tol dan non tol.

Berbeda dengan BBM, prediksi rata-rata konsumsi bulanan LPG PSO (bersubsidi 3 kg) di wilayah Jawa Timur yaitu sebesar 94.679 Metric Ton (MT) / Bulan. Pada saat bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, Pertamina memprediksi adanya peningkatan konsumsi LPG 3 Kg sebesar 7% dari konsumsi normal bulanan atau meningkat menjadi 101.307 MT. Konsumsi LPG Non Subsidi (Bright Gas 5.5 kg, Bright Gas 12 Kg, dan LPG 12 kg) di Jawa Timur juga diprediksi mengalami peningkatan selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri sebesar 9% (5.006 Metric Ton/bulan) dibandingkan dengan konsumsi normal bulanan yaitu sebesar 4.593 MT.

“Selain peningkatan stok, upaya Pertamina dalam mengamankan pasokan LPG seperti, melakukan built-up stock di tabung dan menjaga stok di storage agar selalu penuh. Begitu pula built-up stock di agen, pangkalan, dan outlet LPG,” terang Ibnu.

“Serta, kita membentuk 237 Agen Siaga dan 2426 Pangkalan Siaga di wilayah Jawa Timur. Pengamanan pasokan LPG dengan menambah alokasi penyaluran channel distribution sampai dengan 109% dari konsumsi normal,” imbuhnya.

Pertamina MOR V berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan BBM dan LPG sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri 1439 H dengan penuh ketenangan.

“Partisipasi masyarakat juga sangat diharapkan untuk memperlancar penyaluran BBM dan LPG dengan melaporkan kendala atau hambatan yang ditemui di lapangan melalui conctact center Pertamina 1-500-000 atau ke posko satgas MOR V  di 031-8492400,” harapnya kepada masyarakat luas. (Tls)