Ajak Mahasiswa Hidup sehat, BPJS Kesehatan dan Ubaya Melaksanakan MoU

Surabaya (wartasas.com) – Setelah sukses menjalin kerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi di Kota Surabaya seperti, Unesa, Unair, ITS dan Akademi Angkatan Laut (AAL), untuk pendaftaran sektor Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) pada Bidang Pendidikan, BPJS Kesehatan kembali menjalin kerjasama bersama Universitas Surabaya (Ubaya).

Penandatanganan Kerjasama (MoU) antara BPJS Kesehatan Cabang Utama Surabaya dan Universitas Surabaya (Ubaya ) yang dilaksanakan pada Rabu, 16 Mei 2018 di Gedung Hubungan Internasional Kampus II Ubaya, dilakukan langsung oleh Kepala Cabang Utama BPJS Kesehatan Surabaya, dr. Mokhamad Cucu Zakaria AAAK dan Rektor Ubaya, Prof. Ir. Joniarto Parung, MMBAT, Ph.D.

dr. Mokhamad Cucu Zakaria, mengatakan bahwa, kerjasama ini dilaksanakan bertujuan untuk menciptakan hidup sehat dilingkungan Perguruan Tinggi Surabaya. Sekaligus, dalam rangka mencapai Universal Health Coverage (UHC) ditahun 2019.

“Dalam mencapai Universal Health Coverage (UHC) 2019, selain membuka pendaftaran melalui dropbox di tiap Kecamatan dan Mall-mall, Mobile JKN maupun Care Center 1500400, BPJS Kesehatan juga mengembangkan cakupan kepesertaan melalui kerjasama bersama Perguruan Tinggi Surabaya,” kata pria ramah yang akrab disapa Cucu usai melaksanakan MoU bersama Ubaya, Rabu, (16/05/18).

“Alhamdulillah kita sudah bekerjasama dengan Ubaya terkait kepastian mengenai calon mahasiswa baru tahun ajaran 2018 nanti teregistrasi sebagai peserta JKN KIS,” tambahnya.

Diterangkan juga oleh Cucu, selain kerjasama dengan Ubaya, BPJS Kesehatan juga telah bekerjasama dengan Klinik Ubaya. Dimana, kenyamanan dan jaminan kesehatan mahasiswa juga dapat dijangkau dengan mudah.

Ditempat yang sama, Rektor Ubaya, Prof. Ir. Joniarto Parung, menyampaikan, kegembiraannya dan ucapan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah berinisiatif dan proaktif dalam menjalankan program JKN KIS untuk bekerjasama dengan lembaga-lembaga di bidang Pendidikan.

“Tentunya kami juga memiliki tanggung jawab yang sama untuk memberikan jaminan kesehatan bagi mahasiswa kami agar nyaman dan aman,” terang Prof. Joni.

“Kami berharap, kerjasama ini dapat berjalan dengan lebih baik lagi kedepannya. Dan, kita juga akan secara bertahap mendaftarkan mahasiswa aktif kami beserta staf Ubaya untuk menjadi peserta Program JKN KIS,” imbuhnya.

Ubaya nantinya akan mempersyaratkan calon mahasiswa baru menjadi peserta JKN KIS pada saat registrasi ulang (bagi yang belum terdaftar menjadi peserta) dan pemberian informasi mengenai Program JKN – KIS pada saat mahasiswa melakukan pendaftaran.

Tidak hanya dukungan positif saja yang diberikan, namun Rektor Ubaya juga menyelipkan apresiasinya terhadap aplikasi Mobile JKN.

“Tadi sudah dipraktekan untuk mengubah data hanya memakan waktu 3-4 menit dan data sudah ter-update di Kartu Indonesia Sehat Digital dalam Mobile JKN,” pungkas Prof. Joni bangga.

Saat ini, Ubaya merupakan Perguruan Tinggi swasta di Kota Surabaya yang pertama melakukan kerjasama dengan BPJS Kesehatan. (Tls)