Bersama ASTEC, Daihatsu Dukung Dalam Menjaring Bakat Bulutangkis

Malang (wartasas.com) – Sebagai wujud kepedulian terhadap olahraga terutama dibidang olahraga Bulutangkis, Daihatsu bersinergi dengan Alan & Susi Technology (ASTEC) untuk menjaring bibit unggul dalam bidang olahraga bulutangkis Indonesia.

Setelah sukses menyelenggarakan turnamen bulutangkis sebelumnya, Daihatsu kembali menggelar turnamen olahraga bulutangkis bersama Astec.

Kali ini, Turnamen Daihatsu ASTEC Open 2017 hadir dan menyapa masyarakat di Kota Malang, Jawa Timur.

Dalam acara ceremoni pembukaan Daihatsu ASTEC Open 2017 yang digelar di Daihatsu cabang kota Malang, Senin, 24 Juli 2017 dihadiri langsung oleh Mr. Tetsuo Miura, Senior Director PT Astra Daihatsu Motor, Budhy Lau, Regional Manager Jawa Timur PT Astra International Daihatsu, Stevan Kristianto, Kepala Cabang Malang Astra International, Heri Mursid Brotosejati, Ketua Umum PBSI kota Malang dan Alan Budi Kusuma mantan atlit bulutangis sekaligus  pemilik Astec.

Budhy Lau, Regional Manager Jawa Timur PT Astra International Daihatsu, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa, Daihatsu bersama Astec menggelar turnamen Daihatsu ASTEC Open 2017 di Provinsi Jawa Timur, yang diwakilkan oleh Kota Malang dalam rangka untuk menjaring bibit unggul pemain bulutangkis.

“Kami berharap, di bawah binaan Daihatsu dan Astec, pemain berbakat tersebut kelak menjadi pemain andalan Indonesia yang dapat mengharumkan nama bangsa di kemudian hari,” ucap Budhy dalam sambutan ceremoni pembukaan Daihatsu ASTEC Open 2017, Senin, (24/7/17).

“Daihatsu bekerjasama dengan Alan & Susi Technology (ASTEC) ingin membantu Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) untuk menjaring dan juga membina bibit unggul yang berbakat di berbagai kota di Indonesia,” tambahnya.

Turnamen Daihatsu ASTEC Open 2017 kali ini diselenggarakan di GOR Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik lbrahim, Jalan Gajayana 50, Malang, Jawa Timur.

“Turnamen akan diselenggarakan mulai tanggal 25 hingga 29 Juli 2017. Turnamen ini merupakan yang kelima kali setelah sebelumnya digelar di Pekanbaru, Bandar Lampung, Balikpapan, dan Makassar,” terang Budhy.

Dari keempat turnamen yang telah dihelat sebelumnya, kejuaraan ini telah diikuti oieh 2.313 peserta. Sedangkan, untuk turnamen di Malang, ditargetkan akan diikuti oleh 600 peserta.

Dikesempatan yang sama, Alan Budi Kusuma pemilik Astec menambahkan, bahwa dalam mencari bibit unggul dibidang olahraga bulutangkis memang gampang gampang susah.

“Syarat pemain bulutangkis cukup mudah kok. Terpenting, memiliki kemauan tinggi untuk menjadi atlit bulutangkis, mau berlatih terus dan tidak mudah menyerah. Pasti bisa,” tutur Alan.

“Dalam kesempatan turnamen nanti, pasangan legendaris peraih medali perdana Emas Olimpiade di Barcelona 1992, Alan Budikusuma dan Susy Susanti juga hadir sebagai pembicara serta memberikan Coaching Clinic kepada para peserta turnamen,” ungkapnya Budhy. (Tls)