Lucy Kurniasary Dukung Pembentukan Kader-Kader JKN-KIS

Surabaya (wartasas.com) – Anggota DPR/MPR RI komisi IX, Dra. Lucy Kurniasari bersama BPJS Kota Surabaya kembali melaksanakan sosialisasi terkait Panduan Layanan Peserta JKN-KIS dan kemudahan dalam mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan dengan sistem JKN Mobile.

Sosialisasi Panduan Layanan Peserta JKN-KIS yang dilaksanakan pada Senin, 08 April 2019 di Balai RW II, Perumahan Bhaskara, Surabaya, juga dihadiri Kepala Cabang Utama BPJS Kesehatan Surabaya, Dr. Herman Dinata Mihardja AAAK.

Dalam sambutannya, Lucy Kurniasari menyampaikan bahwa, sebagai Anggota DPR/MPR RI komisi IX sudah selayaknya turut mendukung kinerja BPJS agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya peserta JKN-KIS.

“Sosialisasi ini sebagai wadah untuk menyampaikan informasi dan menemukan tititk terang terkait permasalahan yang disampaikan masyarakat. Agar, bisa menjadi bahan evaluasi BPJS Kesehatan untuk terus memberikan layanan maksimal untuk semua lapisan masyarakat,” ucap wanita yang akrab disapa Ning Lucy saat memberikan paparannya, Senin, (08/04/19).

“Inilah pentingnya di bentuk kader-kader JKN-KIS. Karena, mereka selama ini sangat memberikan efek positif bagi masyarakat luas. Terutama pada warga masyarakat yang berada di wilayah pelosok yang benar-benar belum tahu apa itu BPJS Kesehatan, dan belum terjangkau oleh akses/sistem perbankan, internet maupun digitalisasi jaman now. Dan, kami sangat mendukung pembentukan kader-kader JKN-KIS,” sambungnya.

Ning Lucy juga menyampaikn bahwa, saat ini dari sisi anggaran sendiri, pemerintah telah mengucurkan melaui dana APBN sebesar kurang lebih 25 trilyun dan dana APBD sebesar kurang lebih 800 milyar.

“Maka harapan saya melalui kader JKN-KIS masyarakat menjadi lebih memahami sistem regulasi baik pembayaran, atau jika terlambat membayar dan apapun yang menyangkut BPJS kesehatan,” terangnya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Cabang Utama BPJS Kesehatan Surabaya, Dr. Herman Dinata menghimbau kepada masyarakat tidak perlu takut atau risau apabila lupa membawa Kartu Indonesia Sehat (KIS) pada saat hendak berobat. Karena, sekarang ada JKN Mobile.

Mobile JKN adalah sebuah aplikasi pada appstore atau google play store merupakan inovasi untuk kemudahan calon peserta atau peserta JKN-KIS, dengan memanfaatkan teknologi informasi yang dapat di unduh. Caranya cukup mudah, tinggal siapkan kelengkapan data, Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga dan nomor rekening bank (jika memilih kelas perawatan I/II). Isi data sesuai dengan ketentuan dalam aplikasi Mobile JKN, setelah semuanya lengkap, konfimasi pendaftaran dan nomor Virtual Account (VA) yang di gunakan untuk melakukan pembayaran iuran dan akan di kirim melalui email/SMS. Setelah melakukan pembayaran, Kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) akan di terima peserta. 

“Sebelumnya, orang yang sakit dan berobat ke Fasilitas Kesehatan (Faskes) harus selalu membawa kartu KIS asli dalam bentuk fisik. Namun terkadang kartu KIS tertinggal di rumah atau bahkan hilang karena suatu hal. Ini tentunya sangat merepotkan ketika peserta membutuhkan segera layanan kesehatan,” ungkap Herman.

“Sekarang, cukup menunjukkan KIS Digital dari Mobile JKN, peserta sudah dapat langsung mendapat layanan. Selama kartu peserta berstatus aktif maka dapat di layani sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya. (Tls)