KPU Jatim Telah Mendistribusikan 20.725.585 Lembar Surat Suara ke 26 Kabupaten/Kota

Surabaya (wartasas.com) – Sebanyak 20.725.585 lembar surat suara untuk gelaran Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jatim 2018 telah didistribusikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur ke 26 Kabupaten/Kota.

Seperti yang disampaikan Divisi Perencanaan Keuangan dan Logistik KPU Jatim, Dewinta Hayu Sinta ketika dijumpai di Kantor KPU Jatim pada Senin, 28 Mei 2018, bahwa, surat suara yang terdistribusi baru sebesar 66 persen dari kebutuhan surat suara di 38 Kabupaten/Kota di Jatim yang mencapai 30.943.732 lembar.

“Hingga tadi malam (27/05) sudah terdistribusi sekitar 66 persen. Sisanya 34 persen atau sekitar 10.218.147 lembar surat suara untuk 12 kota/kabupaten akan didistribusikan mulai hari ini (28/05) sampai tanggal 30 Mei,” tutur Dewinta saat dijumpai di Kantor KPU Jatim, Senin, 928/05/18).

“Dari total kebutuhan sekitar 30.943.732 lembar surat suara di tambah 2,5 persen per TPS. Dan,
proses pendistribusiannya sendiri dikirim langsung dari pemenang tender, yakni PT Pura Baru Tama, Kudus ke KPU Kabupaten/Kota yang dituju,” tambahnya.

Masih menurut Dewinta, masing-masing Kabupaten/Kota akan melakukan penyortiran surat suara untuk dipilih mana surat suara yang rusak dan mana yang bisa digunakan untuk proses pemilihan nanti.

“Surat suara yang rusak, dipastikan akan dikirim kembali ke pemenang tender untuk dibuatkan penggantinya,” terangnya.

KPU di Kota/Kabupaten yang sudah didistribusikan surat suara saat ini sedang memilih surat suara yang rusak atau yang baik untuk pemungutan suara. Setelah itu akan di-packing dengan peralatan lainya seperti bantalan, tinta, formulir dan lainnya.

“Surat suara yang sudah tercetak di PT Pura Baru Tama telah disetujui oleh KPU Jatim dan kedua paslon. Surat suara sudah melalui approval dari kedua pasangan calon bawaslu dan KPU Jatim,” ungkapnya menjelaskan.

Sedangkan, untuk beberapa daerah yang terjauh di Provinsi Jawa Timur, KPU Jatim juga telah memprioritaskan untuk mendapatkan distribusi surat suara terlebih dahulu. (dwi)