Direktur Se Indonesia Bersatu Demi Nasionalisme

Surabaya (wartasas.com) – Total Quality Indonesia merupakan wadah berkumpulnya para pengusaha se Indonesia yang ingin mewujudkan Negara Indonesia menjadi lebih baik demi nasionalme dengan wujud karya anak bangsa.

Dalam ajang silaturahim sekaligus peluncuran sebuah buku berjudul “Maha Nandi Dalam Perspektif Arkeometlaurgi dan Teknologi Nuklir” yang akan dibagikan secara cuma-cuma kepada 5000 museum, universitas, dan perpustakaan di Indonesia, pada Sabtu, 11 Pebruari 2017 di Hotel Bintang lima Vasa Hotel Surabaya, Total Quality Indonesia menghadirkan Wakil gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf.

Turut menghadirkan Iwan Setiawan Lukminto (Founder & CEO of Sritex Group), Hermanto Tanoko (Founder & CEO of Avian Group) dan Jusuf Kristanto (President Director of PT DIC Graphics) sebagai pembicara utama.

Johan Yan dan Budiono Lie, founder dari Total Quality Indonesia mengatakan bahwa acara bertajuk “Terima Kasih BagiMu, Indonesiaku”, yang dihadiri oleh ratusan direktur bertujuan  ingin membawa semangat nasionalisme kepada kalangan direktur.

“Tidak tanggung-tanggung, sebanyak lebih dari 200 direktur hadir sebagai bentuk dukungan langsung terhadap keprihatinan Nasionalisme saat ini.” Kata Johan Yan saat dijumpai di Vasa Hotel, Sabtu, (11/2/17).

“Melalui momen spesial ini, kita menekankan pentingnya pelaku bisnis untuk kembali pada nilai-nilai Nasionalisme para pebisnis demi peningkatan produktivitas,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa nilai-nilai Nasionalisme adalah aset penggerak produktivitas perusahaan apabila dapat dikelola dengan baik.

Budiono Lie juga menyampaikan bahwa energi bangsa saat ini telah terkuras habis dalam pertarungan politik Pilkada. Inilah waktunya bergandeng tangan sebagai saudara membangun Indonesia hebat dengan semangat Nasionalisme.

“Ini saatnya kita mengembangkan Nasionalisme dan kebudayaan di Indonesia sebagai sumber daya pemersatu bangsa dan katakana “Stop berbicara politik”. Upaya ini bertujuan untuk dapat membendung penjualan, penipuan dan penghancuran benda cagar budaya yang marak terjadi di Indonesia,” terang Budiono.

Wakil Gubernur Jawa Timur yang akrab disebut Gus Ipul, menyambut baik swadaya masyarakat pebisnis dalam meningkatkan produktivitas yang dibangun atas dasar Nasionalisme.

“Diharapkan hal seperti ini dapat ditiru dan dikembangkan dikemudian hari oleh kelompok-kelompok pebisnis yang lain. Sebagai bentuk apresiasi kepada para pekerja di Jawa Timur,” ungkap Wagub Jatim.

Melalui acara ini, diharapkan dapat mengedukasi masyarakat untuk lebih melihat aspek budaya dan Nasionalisme sebagai pemersatu bangsa.​ (dwi)

Add a Comment