Petugas Bea Cukai Juanda Kembali Gagalkan Penyelundupan Sabu Dalam Alat Kelamin

Sidoarjo ( wartasas.com) – Petugas Bea Cukai Bandara Internasional Juanda Sidoarjo Jawa Timur kembali menggagalkan adanya penyelundupan barang haram narkotika. Uniknya, pelaku masih saja nekat menyimpan narkoba berjenis sabu didalam alat kelamin yang diketahui sangat berbahaya..

Padahal, modus modus seperti ini bukan kali pertama diungkap oleh petugas Bea Cukai, namun masih saja ada para pelaku yang nekat berusaha meloloskan barang haram tersebut dengan cara disimpan di dalam kemaluan.

Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Bayu Alisyahbana, saat gelar kasus bersama petugas Imigrasi dan Bea Cukai, di Wisma Perwira Lanudal Juanda, Sidoarjo, Senin, (21/8/17) menyampaikan, digagalkannya penyulundupan narkoba jenis sabu ini dikarenakan jelinya petugas Bea Cukai Bandara Internasional Juanda.

“Awalnya petugas curiga dengan gelagat salah satu petunpang wanita yang diketahui berinisial NL (21) yang bepergian menggunakan pesawat Lion Air (JT168) rute Kuala Lumpur (KUL) – Surabaya (SUB) dan mendarat di Bandara Internasional Juanda,” kata Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Bayu dalam gelar kasus, Senin, (21/8/17).

“Kemudian NL dibawa untuk dilakukan pengecekan dan interogasi. Pada saat wawancara petugas curiga terhadap NL dengan jalannya yang aneh. Karena saat ditanyai wanita ini menunjukkan gerakan aneh, petugas pun membawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani rontgen,” tambahnya.

Berdasarkan image rontgen kedapatan benda asing pada vagina (alat kelamin) dan anus (dubur). Dari hasil pemeriksaan, N.L diminta untuk mengeluarkan benda asing tersebut dan kedapatan 2 (dua) bungkus bubuk Kristal putih yang dibungkus dengan karet balon berwarna merah muda dan kuning.

“Setelah dilakukan uji laboratorium BPIB Tipe B Surabaya terhadap Kristal putih tersebut menunjukan hasil positif yaitu Sabu (Methamphetamine). Total barang bukti sabu yang dibawa oleh NL, seberat 120 gram. Masing masing 60 gram sabu dibungkus karet balon warna kuning, serta 60 gram sabu dibungkus karet balon,” terangnya.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti diserahkan ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur untuk proses dan pengembangan lebih lanjut.

Diterangkan bahwa, tersangka ditangkap oleh petugas Bea Cukai Bandara Internasional Juanda pada Kamis, (10/8/2017) pukul 09.15 wib. Tersangka berpergian dengan membawa barang berupa 1 buah koper dan 1 buah tas tangan. Karena Petugas Customs Narcotics Team curiga, dilakukan pemeriksaan terhadap koper, tas dan Body Taping serta wawancara singkat terhadap N.L.

Berdasarkan UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Sabu (methamphetamine) merupakan Narkotika Golongan I. Tersangka NL sesuai Pasal 113 ayat 1 dan 2 diancam dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun penjara dan denda paling banyak Rp. 10 milyar. (Tls)