Penyelundupan 4 KG Sabu di Wilayah Jatim Berhasil Digagalkan Bea Cukai Juanda

Sidoarjo (wartasas.com) – Meskipun bulan ramadhan ternyata masih saja ada yang nekat untuk melakukan tindakan kejahatan penyelundupan narkotika. Tidak tanggung tanggung, awal Mei 2019, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jatim I berhasil gagalkan tiga kali kasus penyelundupan barang haram sabu yang diselundupkan melalui Bandara Internasional Juanda dan Kantor Pos MPC Surabaya.

Seperti yang disampaikan langsung oleh Kepala Bea Cukai Juanda, Budi Harjanto dalam release resminya pada Jumat, 31 Meri 2019 di Kantor Wilayah DJBC Jatim I Sidoarjo.

Budi Harjanto menyampaikan bahwa, petugas Bea Cukai Juanda berhasil menggagalkan 5 kali upaya penyelundupan narkotika. Dari lima penindakan tersebut, berhasil diamankan sabu seberat 5.570 gram.

“Dari lima penindakan ini, tiga diantaranya dengan cara pengiriman paket melalui kantor Pos. Dan, dua penindakan dibawa oleh penumpang pesawat,” tutur Budi dalam press realesenya di Kantor DJBC Jatim I, Jumat, (31/05/19).

“Penggagalan yang pertama terjadi hari Jumat, (26/4/19) sekitar pukul 11.30 wib di Kantor Pos MPC Surabaya. Saat itu petugas Bea Cukai Juanda mendapat info bahwa akan datang kiriman sabu. Setelah dilakukan pemeriksaan melalui X – Ray ternyata ditemukan paket mencurigakan berbentuk konsol game X Box yang ditujukan kepada Ainul Yaqin,” sambungnya.

Dari ungkap kasus itu, Ilmih Fauzi, (28) warga Klampis Bangkalan diamankan usai  menerima paket sabu seberat 2.070 gram.

Dari hasil penyelidikan, lanjut Budi, petugas Bea Cukai telah mendapatkan pengakuan dari tersangka Ilmi Fauzi. Dari keterangannya, akan ada dua pengiriman berikutnya dengan pemesan paket bernama Ainul Yaqin. Usai dilakukan pemantauan, penindakan yang kedua berhasil menangkap istri Ainul Yaqin pada Selasa, (30/4/19) sekitar pukul 14.00 wib di Kantor Pos MPC Surabaya di Juanda.

“Untuk penindakan ketiga dilakukan pada Rabu, (8/5/19) sekitar pukul 15.00 wib di tempat yang sama yakni Kantor Pos MPC Surabaya di Juanda. Penerima paket yang dipantau tersebut akhirnya tiba. Atas nama Ainul Yaqin, (32) warga Bangkalan Madura. dia menerima paket sabu seberat 520 gram yang disembunyikan di dalam X-box game,” terangnya.

Selanjutnya, penindakan keempat pada Rabu, (15/5/19) sekitar pukul 15.00 wib. Kali ini berbeda dengan tempat sebelumnya. Penggagalan 770 gram Sabu-sabu ini digagalkan saat Hasan bin Hamsah berada di Terminal kedatangan Internasional Bandara Juanda.

Penindakan kelima pada Selasa, (27/5/19) sekitar pukul 14.00 wib, di Terminal kedatangan Internasional Bandara Juanda. Penumpang pesawat Air Asia QZ 321 rute Malaysia ke Surabaya ini bernama Suprapto (38) warga Batu Mamar Pamekasan Madura. Membawa sabu seberat 670 gram yangbdi sembunyi di kemasan minuman bubuk Milo.

“Mereka berupaya menyelundupkan sabu dengan modus lama yang sering dilakukan oleh tersangka lain. Namun, upaya mereka selalu gagal. Karena petugas gabungan Bea Cukai Bandara Juanda selalu sigap,” tegas Budi.

Selanjutnya Bea Cukai Juanda bekerja sama dengan Ditresnarkoba Polda Jatim untuk pengembangan lebih lanjut. Penggagalan barang haram dengan berat total 4.570 gram tersebut menurut Budi, telah menyelamatkan 9.140 jiea generasi muda, dengan perhitungan 1 gram sabu di komsumsi dua orang.

Atas perbuatan melanggar hukum tersebut, para pelaku akan di jerat dengan pasal 113 ayat (2), UU No 35 tentang narkotika. Dan pasal 102 huruf e UU No 10 tahun 1995 tentang kepabeanan. Dengan ancaman pidana mati atau seumur hidup, atau pidana penjara maksimal 20 tahun. (wdd)