Lantaran Cemburu Melihat SMS, Suami Nekat Bakar Istri

Surabaya (wartasas.com) – Pelaku pembunuhan sadis dengan cara membakar yang selama ini menjadi teka teki, kini telah terungkap. Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga telah berhasil menangkap pria yang diduga sebagai pelaku pembunuhan.

Korban yang diketahui berjenis kelamin perempuan yang tewas mengenaskan dengan cara dibakar dipersawahan desa Kesambenwetan, Gresik, bernama Utie Aristanti (41), yang ternyata tidak lain adalah istri dari pelaku. Sedangkan, tersangka tak lain adalah suaminya sendiri, bernama Ilham Rois (41).

Dalam press realese yang digelar di Mapolda Jatim, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, bahwa berdasarkan pemeriksaan sementara, tersangka mengaku nekat membunuh istrinya lantaran cemburu, setelah melihat sms yang ada di handphone korban.

“Tersangka sendiri diamankan polisi di Yogjakarta, dalam kurun waktu kurang dari 24 jam,” kata Kombes Pol Frans dalam press realese, Selasa, (13/6/7).

“Kita masih mendalami dan masih kita lakukan penyelidikan, karena menyangkut tentang siapa yang SMS ini, siapa yang berhubunga dengan ini,” imbuhnya.

Sementara, Kasatreskrim Polres Gresik AKP Adam Pubantoro mengungkapkan, jika pelaku sudah merencanakan sebelumnya untuk menghabisi nyawa istrinya.

“Tersangka sudah merencanakan sebelumnya, karena sudah dibakar emosi. Hasil penyidikan yang kita dapatkan sementara, karena terbakar cemburu,” terang AkP Adam.

Kronologis pembunuhan tersebut, bermula ketika tersangka mengajak korban membeli makanan. Lalu, tersangka membeli pertamax tiga liter, satu liter diantaranya disimpan dalam plastik.

Korban kemudian diajak tersangka ke area persawahan. Dan tersangka menampar dan mencekik korban hingga lemas. Tersangka kemudian menyiramkan pertamax ke badan korban dan menyulut korek hingga korban terbakar.

“Korban sempat bangun dan meminta pertolongan. namun, tersangka langsung mengambil motor dan pergi meninggalkan korban,” jelasnya.

Barang bukti yang diamankan polisi antara lain, sebuah sandal bekas terbakar, sebuah ember yang dipakai untuk menyiram pertamax, sebuah pakaian dalam dan seuntai rambut bekas terbakar.

Akibat perbuatannya tersebut, tersangka terancam hukuman pidana penjara selama 20 tahun atau penjara seumur hidup, atas pelanggaran pasal 44 ayat 3 UU RI No.23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan atau pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan. (wdd)