Akibat Melawan Petugas, BNNP Jatim Tembak Mati Pelaku Pengedar Narkoba

Surabaya (wartasas.com) – Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur kembali menangkap dan menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu diwilayah Kota Pasuruan. Penangkapan tersebut berdasarkan informasi masyarakat  yang resah akan maraknya peredaran paket sabu sabu di wilayah Pasuruan-probolinggo.

Kedua tersangka yang diketahui berinisial T.S. (50) berjenis kelamin laki-laki, asal Kampung Baru Kab. Pasuruan dan A.S (26) berjenis kelamin laki-laki, asal Gondang wetan Kab. Pasuruan ditangkap karena melakukan tindakan melanggar hukum.

Seperti yang disampaikan Kepala BNNP Jatim Drs. Fatkhur Rahman, SH dalam kesempatan jumpa pers, penangkapan kedua tersangka berdasarkan informasi masyarakat yang merasa resah akan maraknya peredaran narkoba diwilayah Pasuruan-probolinggo.

“Penangkapan terhadap laki laki yang diduga tersangka pengedar narkoba berinisial TS dan AS dilakukan pada Minggu, (30/7) sekitar jam 10.00 wib di Perempatan Mandala di Jalan Lombok Gadlng Rejo Kota Pasuruan.” Tutur Rahman dalam jumpa pers, Senin, (31/7/17).

“Dari hasil penangkapan kedua tersangka, diamankan barang bukti berupa narkotika jenis Sabu sebanyak 3 (tiga) bungkus masing-masing seberat 1010 gr, 1000 gr dan 999 gr yang berada di dalam Tas Ransel warna Biru Kuning,” imbuh Kepala BNNP Jatim.

Dijelaskan juga oleh Kepala BNNP Jatim, selain barang bukti Sabu, masih ada yang peroleh sebagai barang bukti yaitu 1 (satu) buah Handphone Samsung warna putih dengan Nomor panggil 087856843037, 1 (satu) unit Sepeda motor Yamaha Mio warna Hitam Nopol : N-2858-WF beserta STNK, dan  uang tunai sebesar Rp.250.000, (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Untuk diketahui, kronologi penangkapan kedua tersangka, awal mulanya petugas mendapatkan informasi bahwa tersangka T.S telah menerima paket barang narkotika dari seorang kernet Bus antar kota, kemudian dilakukan pengintaian terhadap tersangka T.S. Kemudian, didapatkan informasi bahwa Tersangka T.S benar telah menerima penyerahan Paket Narkotika Sabu tersebut dipinggir jalan depan asrama Yon zipur. Selanjutnya, oleh tersangka T.S barang tersebut dibawa pulang kerumahnya.

Dua puluh menit kemudian tersangka T.S. mendapat telfon dari seorang laki-laki yang diketahui bernama A.S yang selanjutnya kedua tersangka menyepakati untuk melakukan serah terima Narkotika Sabu di perempatan mandala Kola Pasuruan.

“Petugas langsung melakukan pengintaian di sekitar tempat tersebut dan tidak lama kemudian kedua tersangka melakukan serah terima barang narkotika hingga petugas BNNP Jatim melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka,” terang Kepala BNNP Jatim.

Untuk tersangka T.S dapat ditangkap tanpa ada perlawanan, sebaliknya tersangka A.S berusaha melakukan perlawanan dan berusaha menyerang petugas serta berusaha melarikan diri, sehingga petugas terpaksa melumpuhkan dengan tembakan yang sebelumnya sudah diberikan tembakan peringatan namun tidak dihiraukan. Tersangka menghembuskan nafas terakhirnya diperjalanan menuju RS.Bhayangkara Polda Jatim,

“Selanjutnya tersangka T.S dan barang bukti miliknya dibawa ke kantor BNNP Jatim guna penyidikan leblh lanjut,” ungkap Rahman.

Atas perbuatannya tersebut, untuk pasal yang disangkakan kepada tersangka adalah Pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat 1 Undng Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Tls)