2 Lagi Pelaku Curas, di DOOOR Oleh Reserse Polrestabes Surabaya

Surabaya (wartasas.com) – Peringatan untuk semua penjahat di Surabaya, untuk  tidak bermain main lagi di Kota Surabaya, karena anggota Reserse Polrestabes Surabaya pasti tidak akan segan-segan untuk menangkap dan melumpuhkan bila pelaku melawan dan mengancam nyawa petugas.

Hal tersebut disampaikan langsung secara tegas oleh Kapolrestabes Surabaya Kombespol Mohammad Iqbal dalam kesempatan Press Release Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan Ranmor dengan modus Pepet Rampas yang digelar Selasa, (26/9) di Kamar Jenasah RS Dr. Soetomo.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Mohammad Iqbal menyampaikan, bahwa, pelaku kejahatan saat ini sangat sadis dan tidak pandang bulu. Pelaku tidak segan segan untuk melukai bahkan membunuh korbannya.

“Untuk itu, kami akan bertindak tegas untuk memberantas kejahatan yang ada di kota Surabaya. Agar masyarakat kota Surabaya khususnya bisa merasakan aman,” tutur Kombespol Iqbal dalam press realease, Selasa, (26/9/17).

“Kali ini, Polrestabes Surabaya berhasil menangkap dan memberikan tindakan tegas terukur yang menyebabkan pelaku MD karena melakukan perlawanan terhadap petugas saat dilakukan penangkapan,” tambahnya.

Pelaku yang dapat dilumpuhkan oleh  anggota Reserse Polrestabes Surabaya adalah tersangka Bus (37th) warga Sukomanunggal Surabaya yang merupakan residivis polsek Dukuh Pakis Polrestabes Sby dan Muzem, (25th) warga Karang asem ploso tambaksari Surabaya.

Dijelaskan juga, tempat Kejadian Perkara ada di beberpa titik lokasi lokasi diantaranya,  Jalan Manukan krajan Surabaya, Jalan Waduk perum pondok maritim wiyung Surabaya, Ds. Rejosari benowo pakal Surabaya dan Ds. Sarirogo RT 18 Sidoarjo.

Sedangkan barang bukti yang diperoleh diantaranya, dari tersangka Rus 21tas wrna hjau, 2 hp nokia, 1 hp samsung, 1 hp smartfren, 1 alat hisap, 8 pipet, 10 plastik bekas sabu, 1 gembok rusak. 1 tang kecil, 2 kunci stainless, 3 kunci motor merk honda, 2 buah plat no W3777-DA, 1 kunci T, 5 anak kunci T, 2 kunci palang, 1 clurit besar, 2 alat pembuka gembok, 1 dompet berisi (ktp, sim c, stnk spd motor L-5763-HF a.n subagyo), Sepeda  motor vario nopol L-5763-HF (palsu) & nopol asli W-3777-DA.

“Untuk tersangka Muzem diperoleh barang bukti berupa, 1 dompet beridi uang 16.000, 1 bilah pisau penghabisan, 1buah ikat pinggang,” paparnya. (wdd)