Tingkatkan Kinerja CPNS, Kemenkumham Jatim Menggelar Deklarsi “Janji Kinerja 2018”

Surabaya (wartasas.com) – Dalam rangka meningkatkan prestasi dan kinerja secara optimal, sebanyak 17.000 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (kemenkumham) mengikuti Deklarasi Janji Kinerja 2018.

Deklarasi Janji Kinerja 2018 CPNS kemenkumham yang diselenggarakan pada Senin, 26 Februari 2018 di Gedung Graha ITS Surabaya, dipimpin langsung oleh Menteri Kemenkumham RI, Yasonna H. Laoly.

Tampak hadir dalam acara Deklarasi Janji Kinerja 2018, Anggota DPR RI Komisi XI Indah Kurnia didampingi  Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jatim, DR. Susi Susilawati, SH. MH.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kemenkumham RI, Yasonna H. Laoly, juga memberikan pembekalan kepada para CPNS Kemenkumham dengan memaparkan tugas dan tanggung jawab yang akan diemban.

“Perkerjaan jajaran Kanwil Kemenkumham khususnya di wilayah Jawa Timur masih belum selesai. Masih banyak persoalan, tantangan dan hambatan yang belum selesai dan ditindaklanjuti hingga perlu menemukan solusinya secara bersama-sama,” tutur Yasonna dalam pembekalan yang disampaikan dihadapan 17.000 CPNS, Senin, (26/02/18).

“Untuk itu, di tahun 2018 ini merupakan pengabdian dengan kerja keras, kerja lebih keras dan kerja lebih keras lagi. Bekerja dengan cerdas dan ikhlas untuk tugas secara tuntas demi suksesnya reformasi hukum dan e-Government Pasti Nyata,” tegasnya.

Menteri Kemenkumham RI juga berpesan kepada seluruh CPNS Kemenkumham Wilayah Jawa Timur untuk menjauhi segala bentuk perbuatan yang melanggar hukum terutama Narkoba. Karena, apabila diketahui melakukan tindakan yang melanggar hukum sanksinya adalah langsung di Pecat.

Dikesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jatim, DR. Susi Susilawati, juga menambahkan, bahwa, dalam Deklarasi Janji Kinerja 2018, para CPNS Kemenkumham lebih bertanggung jawab dalam melaksanakn tugas dan kewajiban.

“Ada lima janji yang harus ditaati oleh CPNS Kemenkumham yaitu, pertama menerapkan kode etik dan kode perilaku pegawai dalam menjalankan tugas. Kedua, Bekerja dan Berkinerja secara Professional, Akuntabel, Sinergis, Transparan dan Inovatif (PASTI),” terang Susi.

Sedangkan, janji ketiga adalah memaksimalkan pemanfaatan e-Gov, keempat melayani publik dengan sepenuh hati dan siap mewujudkan WBK. Dan yang kelima adalah, menjaga kestabilitas politik dan keamanan Negara kesatuan RI. (Tls)