Akhirnya Chin Chin Bernafas Lega, Setelah Dinyatakan Bebas Dari Hukum

Surabaya (wartasas.com) – Akhirnya, Trisulowati Djusuf alias Chin Chin yang terjerat kasus pencurian dokumen perusahaan PT Blauran Cahaya Mulia (BCM) dapat bernafas lega. Pasalnya, Majelis hakim Unggul Warso Mukti menyatakan terdakwa bebas dari tuntutan.

Hal tersebut disampaikan dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, pada Rabu, 23 Agustus 2017, bahwa hakim menyatakan Chin Chin bebas dari hukum atau Frispak.

Dalam pertimbangannya, Majelis hakim yang diketuai Unggul Warso Mukti menilai, unsur pidana penggelapan yang didakwakan jaksa tidak terbukti lantaran dokumen perusahaan bisa dipindah tempat untuk kepentingan audit.

Status Chin Chin sebagai direktur saat itu berwenang untuk menjalankan roda operasional dan manajemen perusahaan, termasuk melakukan audit. Sedangkan, untuk pasal pencurian, juga tidak terbukti. Hakim berpendapat status saat perkara ini dilaporkan, status antara terdakwa dengan pelapor masih terikat hubungan suami istri dan tidak ada perjanjian pisah harta.

“Menyatakan dakwaan jaksa tidak terbukti dan membebaskan terdakwa dari segala tuntutan,” ucap hakim Unggul membacakan amar putusannya.

Hotman Paris Hutapea, salah satu anggota tim penasehat hukum terdakwa mengatakan bahwa, putusan hakim merupakan langkah yang tepat. Karena fakta persidangan mengungkapkan bahwa terdakwa Chin Chin adalah korban kriminalisasi.

“Itu dibuktikan dengan adanya putusan ini. Ada dua inti penting dari putusan tersebut, salah satunya audit yang dilakukan direksi merupakan perintah undang-undang. Bagi siapa yang melakukan perintah undang-undang tidak bisa dipidana,” terang Hotman.

Disinggung terkait langkah selanjutnya apakah pihak Chin Chin akan melakukan tuntutan balik,  Hotman mengaku masih belum berkosentrasi ke arah itu.

Untuk diketahui, sebelumnya, Chin Chin jadi pesakitan setelah dilaporkan Gunawan Angka Widjaja tidal lain merupakan suaminya sendiri melalui Polrestabes Surabaya.

Sebelum berseteru, perseroan yang menangani operasional gedung megah Empire Palace itu dikelolah bersama oleh pasutri ini, dengan posisi jabatan Chin Chin sebagai Direktur Utamanya dan Gunawan sebagai Komisaris Utama. Belakangan, Chin Chin dipecat melalui RUPS yang digelar oleh Gunawan.

Berbarengan dengan perkara pidananya, kini bahtera rumah tangga Chin Chin-Gunawan itu tengah proses cerai di pengadilan. Pasca dilaporkan suaminya sendiri, Chin Chin pun juga dilaporkan oleh Teguh Suharto Utomo, Kuasa Hukum Gunawan dan Direktur baru PT BCM Rachmat Suharto alias Steven Roy ke Mapolda Jatim.

Atas putusan hakim tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sumantri dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya secara tegas belum mengambil langkah hukum lanjutan. Sedangkan, jaksa Ali Prakoso bakal menempuh langkah hukum kasasi.

Menurut jaksa Ali Prakoso, putusan pengadilan tingkat pertama sifatnya belum final, masih ada kasasi,.

“Pihak kita bakal mengajukan kasasi atas putusan hakim,” paparnya.

Tampak hadir dalam sidang untuk memberikan support terhadap Chin Chin, anggota komisi VIII DPR RI Arteria Dahlan. (wdd)