17.000 CPNS Kemenkumham Mengikuti Orientasi Serentak se Indonesia

Surabaya (wartasas.com) – Dalam rangka membentuk sumber daya manusia yang memiliki integritas, etika, moral dan profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya, Kementrian Hukum dan Ham (kemenkumham) kembali menggelar orientasi CPNS Kemenkumham.

Orientasi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) Kemenkumham tahap 1 dilaksanakan secara serentak se Indonesia. Khusus wilayah Jawa Timur Orientasi CPNS Kemenkumham dipusatkan di Poltek Pelayaran Surabaya pada Senin, 22 Januari 2018.

Secara resmi Orientasi CPNS Kemenkumham dibuka langsung oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, melalui telekonferens ke 33 kantor kemenkumham di seluruh Indonesia.

Sebanyak 17.000 CPNS se Indonesia memulai masa orientasi tahap 1. Sementara untuk wilayah Jawa Timur sendiri, sebanyak 1.354 CPNS.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jatim, DR. Susi Susilawati, SH. MH menuturkan, bahwa, Orientasi CPNS bertemakan “” bermaksud memberikan pembekalan terkait pengenalan Organisasi, Tugas dan Fungsi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

“Serta, membentuk karakter CPNS yang disiplin dan berintregitas sehingga mempunyai pengetahuan dan pemahaman tentang Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia secara utuh,” ucap wanita ramah yang krab disapa Susi saat ditemui dalam acara orientasi CPNS Kemenkumham Jatim di Poltek Pelayaran Surabaya, Senin, (22/01/18).

“Orientasi CPNS ini diselenggarakan secara serentak se Indonesia melalui telekonferens. Dalam kesempatan tersebut Menteri Hukum dan Ham memberikan sambutan dan arahan, yang dilanjutkan dengan pengarahan dari Menpan, dari kepala BKM, dari Pak Irjen maupun Pak sekjen,” tambahnya.

Para CPNS Kemenkumham untuk wilayah Jatim masih menurut penuturan Susi akan dilakukan dua tahap masa orietasi, dimana pada tahap pertama, para CPNS akan mendapatkan penjelasan secara teori, terkait dengan tugas dan fungsi dari Kementerian Hukum dan HAM, baik itu dari segi fasilitatifnya, dari sisi struktur organisasinya, maupun dari sisi pemasyarakatan maupun imigrasi

“Sementara, pada tahap kedua nantinya, mereka akan dibagi per-korwil, khususnya untuk yang perjaga tahanan ini akan dibagi di beberapa wilayah untuk mendapatkan pelatihan baris-berbaris, kesamaptaan, etika pemasyarakatan dan sebagainya,” terang Susi.

Khusus untuk imigrasi, akan dipusatkan di kantor wilayah, untuk mendapatkan juga pemahaman tentang teknis keimigrasian.

Ditambahkan juga, dari total 1.354, ada 1.056 untuk penjaga tahanan, kemudian 196 untuk analis keimigrasian, dan sisanya disebar dibeberapa bidang, seperti analis hukum, psikolog, pembimbing kemasyarakatan, kustodial dan lain sebagainya.

Nanang Tri Cahyono (23) salah satu peserta CPNS Kemenkumham asal Ponorogo mengungkapkan kegembiraannya dapat lolos dari puluhan ribu peserta yang mendaftar dan dapat mengikuti orientasi.

“Bangga, senang dan terharu itu yang saya rasakan saat ini. Semoga, nanti saya dapat ditempatkan tidak jauh dari tempat tinggal saya agar bisa selalu bertemu keluarga terutama orang tua saya,” ungkap Nanang dengan bangga. (Tls)