Universitas Petra Ajak Pelajar SD Belajar Membatik

Surabaya (wartasas.com) – Dalam rangka Program Iptek Bagi Masyarakat (IbM), Hibah DIKTI akan menggelar Pelatihan Batik Colet Bagi Siswa/i SD di Surabaya setiap hari sabtu dibulan September 2017.

Batik sebagai karya budaya bangsa Indonesia yang diwariskan turun temurun mengandung nilai-nilai kearifan yang mendukung pembentukan karakter, kepribadian, dan watak seseorang. Batik menjadi pondasi kearifan budaya bangsa yang mampu menggerakkan kreativitas seseorang untuk berprestasi secara mandiri.

Kegiatan Pelatihan Batik Colet yang dilakukan bersama Universitas Kristen Petra Surabaya pertama kali dilaksanakan pada Sabtu, 9  September 2017, di SDN II Sidodadi Jalan Srengganan 8 Surabaya.

Kegiatan pelatihan batik colet yang digagas oleh Dr. Laksmi Kusuma Wardani, S.Sn., M.Ds., Dra. Sriti Mayang Sari., M.Sn dan Aniendya Christianna, S.Sn., M.Med.Kom. dosen Fakultas Seni dan Desain Universitas Kristen Petra, yang bekerja sama dengan SDN Sidodadi II Surabaya dan SDN KIP 16 Simolawang, menargetkan jumlah peserta 30 orang untuk SDN Sidodadi II dan 58 orang untuk SDN Simolawang.

Batik colet adalah teknik membatik yang belum banyak diketahui oleh masyarakat, yakni teknik menorehkan warna diatas kain menggunakan kuas seperti melukis. Teknik mencolet ini sesuai dengan target kegiatan yaitu siswa/i SD dan pada umumnya sesuai dengan karakteristik watak masyarakat Surabaya yang tegas, tidak sabaran dan lugas.

Target khusus yang ingin dicapai dalam kegiatan pelatihan ini yakni membantu siswa Sekolah Dasar menemukan bakat, mengembangkan ketrampilan dan kreativitas siswa untuk mengeluarkan ide gagasan motif yang bersumber dari lingkungan alam, menerapkannya dalam susunan pola, dan melatih diri dengan membatik menggunakan teknik colet.

Diharapkan, dengan kegiatan tersebut ke depannya nanti para guru dapat mengajarkan seni membatik kepada siswa menyesuaikan kemampuan tingkat belajar. Dengan demikian, diharapkan kegiatan seni membatik dapat masuk dalam kurikulum belajar siswa khususnya bidang seni dan budaya.

Metode yang dipakai dalam mencapai tujuan yakni dengan mengenal, melihat, mengamati, melakukan, dan berproses dalam kegiatan membatik. (Tls)