Unesa Gelar Penyaringan Rektor Periode 2018-2022

Surabaya (wartasas.com) – Demi meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menggelar penyaringan calon Rektor Unesa untuk periode 2018-2022.

Penyaringan calon Rektor Unesa yang diselenggarakan pada Kamis, 07 Juni 2018 di gedung serbaguna Unesa menghadirkan lim acalon Rektor Unesa.

Kelima calon Rektor Unesa periode 2018-2022 adalah Dr. Pujiono, SE., M.Si., Ak., CA., kedua Prof. Dr. Nur Hasan, M.Kes., ketiga Prof. Dr. Suyono, M.Pd., keempat Prof. Dr. Bambang Suprianto., M.T., dan kelima Prof. Dr. Warsono, M.S.

Seluruh bakal calon Rektor memaparkan visi, misi, dan program kerjanya di depan para anggota Senat Universitas dan Dirjen Kelembagaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti, Dr. Patdono Suwignjo.

“Jawaban dan pemaparan yang diungkapkan oleh bakal calon Rektor merupakan bahan pertimbangan dan penilaian untuk Kemensritekdikti dalam memutuskan hak suaranya. “Visi, misi dan program kerja yang disampaikan oleh bakal calon nantinya akan saya sampaikan ke Kementerian apa adanya sebagai bahan  pengambilan keputusan,” ujar Patdono.

Dalam sesi tanya jawab, bakal calon Rektor mendapatkan pertanyaan dari Kemenristekdikti serta Komisi Senat Unesa. Pertanyaan dibuat berdasarkan visi, misi, dan program kerja yang disampaikan bakal calon rektor serta berhubungan dalam pembangunan eksistensi Unesa kedepannya.

Seluruh anggota senat yang berjumlah 50 orang melaksanakan rapat tertutup untuk mengeluarkan hak pilihnya guna menentukan tiga calon Rektor. Hasilnya adalah Prof. Dr. Warsono, M.S (dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum) mendapatkan 27 suara, Prof. Dr. Nur Hasan, M.Kes (Fakultas Ilmu Olahraga) mendapatkan 15 suara, Prof. Dr. Suyono, M.Pd (Fakultas MIPA) mendapat 7 suara, Prof. Dr. Bambang Suprianto (Fakultas Teknik) mendapatkan 1 suara, dan Dr. Pujiono, SE., M.Si., Ak., CA (Fakultas Ekonomi) dengan suara nihil.

Ketua Senat Unesa Prof. Yoyok Soesatyo, SH., M.M.,Ph.D mengatakan bahwa hasil pemilihan dari senat tersebut secara resmi akan dilaporkan ke Jakarta pada Jumat 08 Juni 2018 untuk mendapatkan rekomendasi dari Kemenristekdikti. (Tls)