UKWMS Berikan Edukasi Gejala Kanker Payudara

Surabaya (WartaSAS) – Tercatat ada kurang lebih 340 ribu penderita Kanker Payudara di Indonesia. Mirisnya angka penderita penyakit kanker, membuat mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (Fikom UKWMS) tergerak untuk melakukan perubahan.

Dalam rangka meningkatkan kesadaran juga memberi pemahaman kepada masyarakat dan terutama mahasiswa UKWMS akan bahaya penyakit kanker payudara, mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (Fikom UKWMS) menggelar kegiatan Breast Cancer Campaign Awareness.

 Acara yang digelar pada Senin, 21 November 2016 di Plaza St. Agustinus UKWMS, juga turut menghadirkan Program Coordinator Cancer campaign awareness Caroline Ika sebagai nara sumber.

3

Seperti apa yang disampaikan Program Coordinator Cancer campaign awareness Caroline Ika, bahwa menurut Data Riset Kesehatan Dasar, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementrian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2015 mencatat ada 340 ribu penderita kanker payudara di Indonesia.

“Kami bangga dan mengapresiasikan kegiatan yang digelar mahasiswa UKWMS terkait sosialisasi pencegahan bahaya kanker payudara. Karena penyakit tersebut dapat menyerang siapa saja termasuk generasi muda.” Tutur Caroline disela sela acara peduli kanker, Senin, (21/11/16).

“Melalui kegiatan ini, mampu mengajak masyarakat untuk peduli memeriksa payudara melalui program SADAR (Periksa Payudara Sendriri). Kanker Payudara itu bisa dicegah dan disembuhkan, asalkan kita mau menjaga pola hidup dan pola makan kita sehingga tidak mudah terserang penyakit Kanker Payudara,” tambahnya.

1

Mengusung tema “It’s Never Too Late To Discover It”, kampanye ini terbagi dalam dua rangkaian acara yaitu Healthy Breast Happy Me Campaign dan BRARun (Backwards Running– Berlari Mundur).

Dikesempatan yang sama Veronica Amelia selaku Ketua Panitia, juga mengatakan, bahwa tujuan acara ini adalah untuk meningkatkan kesadaran juga memberi pemahaman kepada masyarakat dan terutama mahasiswa UKWMS akan bahaya penyakit kanker payudara yang bisa menyerang generasi muda.

“Kampanye Healthy Breast Happy Me akan memamerkan manekin manusia yang menggambarkan gejala kanker payudara sebagai ilustrasi, sehingga membantu para pengunjung untuk mengenali kondisi tubuh mereka dan memahami cara mendeteksi kanker payudara,” kata Veronica.

“Kata “Me” dalam Healthy Breast Happy Me sendiri bertujuan untuk menyampaikan pesan bahwa manekin tersebut merupakan gambaran tubuh mahasiswa atau pengunjung itu sendiri jika tidak menjaga pola hidupnya,” imbuhnya.

“Kami membuat manekin itu dengan memanfaatkan barang-barang yang ada di sekitar dan juga barang bekas seperti manik-manik dan koran lama,” pungkas Veronica. (Tls)

 

 

 

 

Add a Comment