UKWMS Ajak Mahasiswa Untuk Berwirausaha

Surabaya (Warta SAS) – Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) kembali menciptakan inovasi yang mampu memberikan motivasi terhadap masyarakat. Kali ini, UKWMS mencoba mengajak mahasiswa untuk berwirausaha.

Menginjak usianya yang ke 51, Fakultas yang semula hanya terdiri dari dua jurusan yakni Manajemen dan Akuntansi ini akhirnya menambahkan satu program studi baru demi menjawab kebutuhan masyarakat luas.

UKWMS merupakan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) pertama yang resmi membuka Program Studi Kewirausahaan.  

Untuk itu, UKWMS menggelar acara seminar dan bazar yang diselenggarakan di Grand City Mall Surabaya, guna mengajak mahasiswa untuk lebih semangat dalam menjalankan wirausahanya.

2

Seperti yang disampaikan Rektor UKWMS Drs. Kuncoro Foe, G.Dip.Sc., Ph.D bahwa, Kewirausahaan merupakan tonggak penting perekonomian bangsa. UKWMS benar-benar peduli akan hal ini dan memutuskan untuk mendukung kemajuan bangsa dengan membawa cita rasa dan lokalitas kampus UKWMS dalam berkarya melalui wirausaha.

Meski baru resmi membuka Program Studi Kewirausahaan pada 11 November 2016, sebenarnya mata kuliah kewirausahaan telah lama diperkenalkan kepada warga kampus UKWMS.” Ucap Drs. Kuncoro Foe.

Kami yang berasal dari Jurusan Akuntansi, diwajibkan untuk mengambil matakuliah Kewirausahaan di semester 6. Karena merasa wirausaha itu penting, dan kebetulan jumlah IPK saya memadai, ya saya ambil semester ini. Kaget juga karena betul-betul diberi tugas untuk praktek berwirausaha dan sekarang kami ada di mall untuk berjualan produk kami sendiri,” ungkap Yogie yang duduk di semester lima.

Bersama empat mahasiswa lainnya yakni Krismenda, Nathanael, Robertha dan Yosefin, Yogie membuat produk minuman ringan yang diberi merk B’RO. “Itu singkatan dari ‘Be Royal’, karena inspirasinya melihat botol whiskey (sejenis minuman beralkohol) yang modelnya keren.

3

Kami melihat kalau animo masyarakat sedang menyukai minuman aneka rasa yang warna-warni dan berbentuk unik. Jadi kami merancang botol yang berbentuk persegi dan mencoba berulang kali selama sebulan sampai menemukan formula minuman yang enak dan pas di lidah,” terang Krismenda.

Mereka sengaja menginovasikan minuman karya mereka agar menjadi produk tanpa alkohol, meskipun tampilannya mirip. Dijual dengan kisaran harga Rp. 15.000,- minuman aneka rasa dan warna serta berbahan baku halal itu laris manis karena justru sanggup menjaring konsumen dari berbagai kalangan usia.

Selain minuman B’ro, ada aneka produk karya mahasiswa mulai dari BurgerMie yang penyajiannya dimasak di depan pembeli, Meltbite yang merupakan inovasi produk kuliner kue molen, D’Pot yang berupa puding cokelat dalam pot menyerupai tanaman asli, spaghetti roll, sunago (sushi dengan bahan dan cita rasa Indonesia), serta masih banyak lagi produk lainnya. (Tls)

Add a Comment