Tim Unusa Peduli Kembali Kirim 3 Tenaga Medis di Lokasi Gempa Lombok

Lombok (wartasas.com) – Sebagai Perguruan Tinggi (PT) keagamaan islam swasta binaan Nahdlatul Ulama (NU) yang didirikan oleh Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis), Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) terus menunjukkan kepeduliannya kepada sesama terutama masyarakat yang tertimpa bencana dengan melakukan berbagai Aksi Sosial.

Aksi Sosial terus dilakukan oleh Tim Unusa Peduli. Kali ini, Unusa kembali mengirimkan 3 tenaga medis untuk membantu korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Seperti yang disampaikan Ketua Unusa Peduli, Moh. Ghofirin, M.Pd. bahwa, pengiriman ketiga tenaga medis merupakan tim kedua yang sudah dikirim Unusa Peduli. Ini merupakan bentuk konkrit kepedulian Unusa terhadap sesama terutama para korban bencana gempa Lombok.

“Melalui Aksi Sosial yang kami lakukan bersama Tim Unusa Peduli, kami hanya ingin menunjukkan bahwa kita semua juga peduli terhadap saudara saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” kata Ghofirin saat dijumpai di tower Unusa kampus B Jemursari Surabaya, Kamis (30/8/18).

“Sekaligus, langkah ini bisa menjadi contoh baik bagi mahasiswa Unusa sendiri maupun masyarakat luas. Bahwa, kita sebagai manusia harus saling membantu dan peduli terhadap sesama,” tambahnya.

Tim Unusa Peduli berharap bantuan yang diberikan baik berupa materi maupun non materi bisa meringankan beban para korban yang berada di Lombok. Terutama dengan adanya Tim medis tersebut dapat membantu korban yang membutuhkan bantuan kesehatan.

“Kami mengirim tiga orang untuk ke Lombok, 1 orang dokter umum, 1 tenaga medis (perawat) dan 1 mahasiswa Kerawatan Unusa. Mereka akan melakukan perawatan korban yang sakit sekaligus akan mengidentifikasi bantuan tenaga medis yang dibutuhkan di sana,” terang Ghofirin.

Dari hasil identifikasi tim ini, Unusa akan kembali mengirimkan tim yang ketiga. Tim ketiga ini, kata Ghofirin, akan berangkat dengan obat-obatan dan peralatan medis yang lebih dibutuhkan.

Sedangkan, Koordinator Tim Medis Unusa Peduli, dr. Fifin Kombi saat dihubungi via telephone menyampaikan bahwa, saat ini tim medis Unusa Peduli fokus di desa Santong kecamatan Terarah Kabupaten Lombok Utara. Tim medis Unusa Peduli yang berada di desa Sentong akan menangani tindakan darurat dan juga menyeleksi pasien untuk dirujuk ke RSU Daerah.

“Kami berposko di Puskesmas Sentong. Berbagai keluhan yang dirasakan korban salah satunya adalah ISPA,” pungkasnya. (Tls)