Tekan Angka Kematian Akibat Serangan Jantung, Mahasiswa ITS Ciptakan “Gering”

Surabaya (wartasas.com) – Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya rasanya tak pernah lelah untuk terus berkreasi dan berinovasi menciptakan karya karya baru demi kepentingan masyarakat luas.

Kali ini, diinspirasi oleh tingginya angka kematian hingga 30 persen yang diakibatkan oleh serangan jantung, tiga mahasiswa ITS Surabayai membuat inovasi yang diberi nama Gering, singkatan dari Gelang Monitoring Tingkat Kelelahan Tubuh.

Ketiga mahasiswa ITS tersebut adalah Elysa Nensy Irawan, Rivanul Luqman Pradana, dan Ulya Farahdina, yang membuat Gering untuk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Elysa Nensy Irawan, Ketua Tim mengatakan bahwa, Gering didesain menyerupai gelang selebar 5 sentimeter yang dipasang pada pergelangan tangan agar mudah digunakan oleh pengguna ketika beraktivitas.

“Pada gelang ini terdapat tiga buah sensor yang digunakan. SHT11 untuk mendeteksi suhu tubuh, sensor oxymeterpulse untuk mendeteksi denyut nadi, dan sensor MAX30100 untuk mendeteksi kadar oksigen, serta LED (Light Emitting Diodes, red),” tutur Nensy saat ditemui dalam uji coba Gering di ruang Lap ITS, Senin, (16/07/18).

“Hasil pembacaan dari sensor-sensor tersebut, akan diolah menggunakan Neural Network yang terintegrasi dalam android untuk pengklasifikasian data menjadi normal, lelah, serta sangat lelah. Data yang terukur oleh sensor dapat ditampilkan pada aplikasi android bernama GeringApp,” tambahnya menjelaskan.

Selain itu, masih kata Nensy, kelebihan dari Gering sendiri adalah adanya GPS yang memungkinkan keberadaan pengguna dapat dipantau oleh kerabat pengguna.

“Karena serangan jantung bersifat mendadak, maka penting untuk menambahkan GPS agar kerabat dapat langsung mengetahui posisi penderita jika terdapat tanda-tanda serangan jantung,” terang mahasiswi Departemen Fisika tersebut.

Nensy pun menjelaskan bahwa apabila pengguna berada dalam kondisi sangat lelah, maka GeringApp akan menampilkan Warning Notification dan mengirimkan pesan kepada nomor ponsel kerabat yang telah didaftarkan pada GeringApp.

Warning Notification ini berisi data denyut nadi, suhu tubuh, kadar oksigen, dan lokasi pengguna,” pungkasnya.

Dengan adanya inovasi Gering ini, diharapkan dapat membantu pemerintah untuk meningkatkan angka kesejahteraan masyarakat dengan cara menekan angka kematian akibat serangan jantung. (Tls)