SMA Petra 2 Surabaya Juarai SBO di Jakarta

Jakarta (wartasas.com) – Sampoerna Business Olympic (SBO) merupakan olimpiade perbankan pertama di Indonesia yang diadakan sebagai bagian dari program edukasi keuangan yang diadakan oleh Bank HSBC dan Putera Sampoerna Foundation melalui Sampoerna University.

Olimpiade yang diadakan di Jakarta diikuti oleh 90 orang pelajar SMA dari berbagai kota dari Aceh, Palembang, hingga kota-kota di Jawa, dan ternyata dalam SBO tersebut dimenangkan oleh SMA Petra 2 Surabaya.

Seperti yang disampaikan Senior Vice President and Head of Corporate Sustainability HSBC Indonesia Nuni Sutyoko, bahwa kompetisi ini merupakan bagian dari program jangka panjang Pendidikan Perbankan dan Keuangan yang diadakan HSBC Indonesia bersama Putera Sampoerna Foundation (PSF) melalui Sampoerna University yang bertujuan untuk memotivasi generasi muda agar menjadi bankir profesional di tingkat global.

Dosen Sampoerna University Bambang Setiono Ph.D., menambahkan, Sampoerna Business Olympic (SBO) adalah bagian dari usaha membangun ketertarikan anak muda kepada edukasi keuangan dan perbankan.

“Kami berharap, para peserta nantinya bisa lebih antusias untuk mempelajari industri perbankan karena industri ini dapat membantu banyak orang meningkatkan kesejahteraan. Berawal dari kompetisi ini, kami juga berharap mereka bisa menjadi bibit bankir Indonesia yang siap menghadapi persaingan global,” ucap Bambang.

SMA Petra 2 Surabaya menjuarai SBO setelah melewati tahapan tes online, pembuatan video kreatif dan grand final, termasuk debat terkait perbankan dalam Bahasa Inggris.

 Dalam pembuatan video kreatif di awal kompetisi, SMA Petra 2 menggarisbawahi edukasi keuangan bagi kalangan UMKM.

“Melalui video ini, kami ingin menyampaikan pentingnya inisiatif mendorong penetrasi kredit secara maksimal di kalangan UMKM,” ujar Ivan Kuswariyanto, salah seorang anggota tim Petra 2. Anggota lainnya adalah Dicky Reyhan Wibisono dan Debora Natasia Gunawan.

“Olimpiade ini sangat menantang bagi saya dan tim. Ada satu tahapan dimana kami tidak boleh menggunakan kalkulator sama sekali dalam mencari jawaban tes, ditambah waktu yang sangat terbatas,” tambah Ivan.

“Kami lumayan deg-degan saat final, karena lawannya pinter-pinter semua. Apalagi ada sesi dimana kami harus beradu debat dengan lawan menggunakan bahasa Inggris. Menantang sekali,” ujarnya.

Pemenang kedua SBO diraih SMAN 8 Yogyakarta dan juara ketiga diraih SMA Unggulan MH. Thamrin Jakarta. Para pemenang mendapatkan penghargaan berupa medali juara serta hadiah tabungan pendidikan sebesar Rp  25 juta untuk pemenang utama, Rp 15 juta untuk pemenang kedua, dan Rp 10 juta untuk pemenang ketiga. (ang/Tls)

Add a Comment