Batik Dwi Hadi Solo, Pamerkan Batik Kreasi Anak Muda

Surabaya (wartasas.com) – Ada salah satu booth kerajinan batik dan tas yang menarik dan mencuri perhatian para pengunjung pameran Batik, Bordir dan Aksesoris Fair 2018 yang digelar di Grand City Mall Surabaya.

Booth tersebut adalah milik Dina Martiana pengrajin batik asal kota Solo yang melabel produk batiknya dengan nama Batik Dwi Hadi Solo.

Wanita ramah dan anggun yang akrab disapa Jeng Dina saat dijumpai dibooth pameran Batik, Bordir dan Aksesoris Fair 2018 menyampaikan berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah mendukung para pengarajin batik untuk terus berkreasi dan dapat mengenalkan batik daerah kepada masyarakat luas melalui pameran Batik, Bordir dan Aksesoris Fair 2018.

“Dalam pameran ini, saya tidak saja memamerkan kerajinan kain batik, namun, juga Tas dan Sepatu batik karya saya. Serta, menghadirkan banyak ragam jenis batik. Baik batik tulis maupun batik printing,” ucap Jeng Dina saat dijumpai di Boothnya, Rabu, (09/05/18).

“Karena, kita tahu, batik tulis itu cukup mahal harganya. Sedangkan, batik printing cukup terjangkau harganya. Dan, ini yang disukai oleh masyarakat pada umumnya,” tambahnya.

Untuk harga kain batik, Dina mengatakan cukup kompetatif. Dari harga terendah 150 ribu hingga 6 juta rupiah ada. Sedangkan, untuk tas batik, harga berkisar dari 750 ribu hingga 2,5 juta rupiah. Semua tersedia tergantung selera para pecinta batik.

Disinggung terkait rendahnya minat anak muda mencintai batik, wanita cantik ini mengatakan, bahwa anak muda jaman sekarang suka hal hal yang bernuansa modern. Untuk itu, Dina mengkreasikan batiknya dengan motif dan warna yang colour full serta model yang modern.

“Sebagai pecinta fashion saya tahu betul keinginan anak muda. Untuk itu, saya juga menciptakan kreasi batik untuk anak muda. Baik batik kain, tas, maupun sepatu dengan corak, warna dan model yang modern. Sehingga, anak muda pun senang menggunakannya,” terangnya dengan tersenyum.

Pemilik Batik Dwi Hadi Solo yang seringkali mengikuti pameran ini ternyata sudah seringkali melayani pesanan para pejabat tinggi Negara. Baik dari era presiden Ke 2 yaitu Soeharto hingga presiden Jokowi.

“Saya yakin target yang saya harapkan yaitu 200 item produk kami dapat terjual dalam pameran tahun ini di Kota Surabaya,” tegas Dina optimis. (Tls)