Sambut HAN 2018 Mahasiswa FIK UMSurabaya Adakan Kegiatan SAGA

Surabaya (wartasas.com) – Dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional (HAN) 2018 sekaligus mewujudkan Indonesia sehat, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) mengadakan kegiatan SAGA (Sahabat Keluarga).

Kegiatan SAGA bertemakan “Meningkatkan Peran Asuh Keluarga dalam Mewujudkan Anak Indonesia Sehat” pada Jumat, 20 Juli 2018 di Kantor Kelurahan Keputih Surabaya dihadiri sekitar 100 warga terdiri dari ibu dan anak.

SAGA merupakan Progam pengabdian terhadap masyarakat dalam bentuk pendampingan terhadap keluarga yang telah rutin digalakkan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut para mahasiswa UMSurabaya melakukan simulasi kegawat-daruratan, melakukan deklarasi dukungan Outbreak Respone Immunization (ORI) untuk pencegahan dan penanganan difteri serta pameran produk inovasi terbaru.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya, Dr. Mundakir, M.Kep menjelaskan bahwa, kegiatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa Ilmu Kesehatan UMSurabaya disamping dalam rangka menyambut HAN 2018, juga melalui Program SAGA yang dilakukan oleh mahasiswa praktik komunitas profesi keperawatan, turut serta dalam mewujudkan pertumbuhan dan perkembangan kesehatan anak.

“Kesehatan memang menjadi salah satu masalah, terutama kesehatan anak-anak dan hal ini perlu mendapatkan perhatian yang cukup serius. Masalah kesehatan anak tidak melulu disebabkan oleh kurangnya kasih sayang atau kepedulian orang tua dalam mengasuh anak,” kata Dr. Mundakir dalam sambutannya, Jumat, (20/07/18).

“Tapi juga kurangnya pengetahuan dan kesalahan dalam mengasuh anak. Tidak sedikit orang tua atau ibu yang memiliki waktu 24 jam bersama anak mampu memberikan pola asuh yang benar,” tambahnya.

Oleh sebab itu, masih menurut  Dr. Mundakir, pendidikan mengenai pola asuh yang benar dan juga bagaimana mengasuh anak dengan memanfaatkan media inovatif dan efisien menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh semua pihak yang terkait.

“Penyelesaian masalah kesehatan anak, tentu akan sangat bergantung pada pola asuh dari seorang ibu dan lingkungan perkembangannya. Sebab itulah banyak progam yang berfokus pada ibu dan lingkungan dalam mengatasi permasalahan kesehatan anak yang telah dilakukan oleh pemerintah,” terangnya.

Selama kegiatan, para mahasiswa UMSurabaya memberikan simulasi tatacara yang benar menangani keadaan kegawat-daruratan seperti keracunan, tersendak makanan, memijat jantung serta mengajak permainan anak anak.

Sedangkan pameran produk inovasi mahasiswa FIK UMSurabaya yang berfokus pada bagaimana meningkatkan pola asuh ibu dengan metode baru, inovatif dan terjangkau juga diberikan sebagai edukasi. Seperti, Diapers Sabut Kelapa, Permainan ular Tangga, Puding MODISCO, Kue Pikachuu, Video Animasi Islam serta boneka dari bahan limbah. (Tls)