Sambut Dies Natalis Ke 4, Unusa Gelar Debat Bahasa Inggris

Surabaya (wartasas.com) – Dalam rangka memperingati Dies Natalis Ke 4, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), menggelar acara Lomba Debat Bahasa Inggris sekaligus menandai dimulainya rangkaian kegiatan Dies Natalis Ke 4 Unusa.

Rangkaian acara Dies Natalis Ke 4 Unusa yang diawali dengan Lomba Debat Bahasa Inggris  digelar Selasa, 7 Februri 2017 di Tower Unusa Jemursari, sekaligus pelepasan balon ke udara sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan Dies Natalis Ke 4 Unusa, dihadiri oleh Rektor Unusa Prof Achmad Jazidie.

Dalam sambutannya, Rektor Unusa Prof Achmad Jazidie mengungkapkan rasa bangga atas semangat mahasiswa Unusa dalam mengikuti ajang lomba ini. Lomba Debat Bahasa Inggris merupakan awal rangkaian acara Dies Natalis Ke 4 Unusa.

“Lomba Debat Bahasa Inggris sengaja digelar bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara lisan, dan menciptakan kompetisi yang sehat antar mahasiswa. Karena, disini bisa melihat bagaimana mahasiswa akan mengasah kemampuannya, mengungkapkan ide dalam Bahasa Inggris, sekaligus menjadi pendorong untuk menguasai pengetahuan global.” Kata Prof Jazidie dalam sambutan pembukaan Dies Natalis Ke 4, Selasa, (7/2/17).

“Selain itu juga bisa untuk melatih kemampuan analisis, membuat judgement dan keyakinan publik, serta memperkuat karakter mahasiswa melalui pemahaman akan permasalahan nasional dan internasional beserta alternatif pemecahannya,” tambahnya.

Seleksi internal Debat Bahasa Inggris mahasiswa UNUSA untuk NUDC 2017 adalah seleksi internal debat bahasa Inggris yang dilakukan terhadap mahasiswa-mahasiswa UNUSA yang merupakan perwakilan setiap prodi untuk menyaring dua debaters dan satu adjudicator untuk mengikuti lomba debat seleksi KOPERTIS tingkat wilayah 7 sebelum menuju tingkat NUDC 2017.

“Dalam ajang Debat Bahasa Inggris tersebut, akan memperdebatkan seputar masalah politik, pendidikan, kesehatan, sosial dan teknologi secara umum dalam lingkup nasional maupun internasional,” terang Prof Jazidie.

Menurut Rektor Unusa, disamping meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara lisan, lomba Debat Bahasa inggris juga mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan pendapat secara logis dan sistematis.

“Juga meningkatkan pola berpikir kritis mahasiswa UNUSA dalam menanggapi seputar masalah politik, pendidikan, kesehatan, sosial dan teknologi secara umum dalam lingkup nasional maupun internasional,” ungkap Prof Jazidie dengan ramah.

Mahasiswa terlihat antusias mengikuti perlombaan debat bahasa Inggris, meskipun dari beberapa peserta lomba ada yang sedikit terlihat kaku dalam mengucapkan bahasa inggris dengan nada yang cepat.

Prof. Jazidie juga memberikan masukan kepada para mahasiswa agar dalam berdebat tidak hanya menguasai bahasa Inggris saja, tapi juga wawasannya, kebenarannya, dan bagaimana pemecahan terhadap masalah tersebut. (Tls)

Add a Comment