Risma : Kedatangan Maba Menimba Ilmu di ITS Tentu Membawa Harapan Besar

Surabaya (wartasas.com) – segala sesuatu yang besar dimulai dari langkah yang kecil. Termasuk, langkah membangun daerah, tentunya harus diawali dengan kemauan dan usaha yang besar.

Hal ini disampaikan langsung Wali Kota Surabaya Dr (HC) Ir Tri Rismaharini MT dihadapan 4.000 Mahasiswa Baru (Maba) S-1 ITS untuk memberikan motivasi dalam kegiatan tahunan Generasi Integralistik (Gerigi) 2019 pada Jumat, 16 Agustus 2019 di Taman Alumni ITS.

Salah satu alumnus terbaik ITS ini memberikan wejangan kepada para generasi baru kampus Pahlawan ini agar tidak ragu untuk kembali ke daerah masing-masing dan memulai langkah besar membangun daerahnya.

“Kedatangan Maba dari berbagai daerah untuk menimba ilmu di ITS tentu membawa harapan besar. Namun, acapkali mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya ragu untuk kembali ke daerahnya dan membangunnya dikarenakan keterbatasan dan kekurangan pada daerah tersebut,” kata Risma dalam orasinya, Jumat, (16/08/19).

“Jangan khawatir, di balik semua keterbatasan itu akan ada kelebihan yang diberikan Tuhan,” sambungnya.

Perempuan yang pernah menjadi satu-satunya wali kota dari Indonesia yang diundang dalam Forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Februari lalu ini, juga memberikan pesan agar jangan berhenti bertanya dan meminta pertolongan. Juga terus melakukan aksi yang konkret dan tidak hanya bicara.

“Menyalahkan orang lain dan mencari-cari alasan tidak dapat menjadikan adanya sebuah perubahan, justru akan menjadi penghambat. Sudah tidak boleh lagi ngeles sana-sini, dan jangan pernah bilang tidak bisa jika belum melakukan apa-apa,” tegasnya.

Gerigi ITS yang merupakan masa orientasi dan pengenalan kampus bagi para maba kali ini mengusung tema Poros Peradaban sebagai fokus dalam serangkaian acaranya. Kegiatan Gerigi ini akan diselenggarakan selama tiga hari ke depan di sekitar kampus ITS.

Ketua Gerigi ITS 2019 Naufal Nabil Pramono menjelaskan, penentuan tema dilatarbelakangi dengan harapan agar mahasiswa baru dapat menjadi kader-kader pemuda yang hebat dalam membangun Indonesia.

“Poros itu pusat dan peradaban itu kecerdasan, sehingga harapannya mahasiswa ITS dapat menjadi pusat kecerdasan bangsa,” ungkap mahasiswa Departemen Teknik Mesin ini.

Sementara itu, Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari M Eng, juga ikut menyambut semarak mahasiswa baru melalui berbagai pesan singkat. Lewat sambutannya, pria berkacamata itu menyampaikan agar mahasiswa baru dapat mematuhi orang tua selama di ITS.

Selain itu, mahasiswa baru diharap dapat menggambarkan visi dalam jangka waktu panjang atau pendek. Tak lupa, rektor yang biasa disapa Ashari ini juga menekankan pentingnya memperbanyak jaringan atau networking. (Tls)