Program ESP Merupakan Proses Awal Membentuk Wirausahawan Muda Indonesia

Lamongan (wartasas.com) – Program Corporate Social Responsibility dalam bidang wirausaha perbengkelan telah dilaksanakan sejak 28 Agustus 2017 oleh Production Unit Gresik PT Pertamina Lubricants bersama Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan secara resmi ditutup.

Program Enduro Student Program (ESP) 2017 wilayah Lamongan Gresik secara resmi ditutup pada Kamis, 21 Desember 2017 di Balai Latihan Kerja Lamongan, dengan dihadiri oleh PT Pertamina Lubricants, Dinas Tenaga Kerja Lamongan, perwakilan sekolah, dan mitra bengkel PT Pertamina Lubricants.

 Dalam sambutannya, Manager Production Unit Gresik PT Pertamina Lubricants, Yus Ardianto meyampaikan, bahwa, ESP Lamongan–Gresik dengan tema “Membentuk Wirausahawan Muda Indonesia”, merupakan program CSR PT Pertamina Lubricants yang bertujuan untuk memberikan pelatihan dan ketrampilan bengkel kendaraan roda dua kepada lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di wilayah Lamongan dan Gresik.

“Dalam program tersebut, yang nantinya akan diseleksi dan dibina untuk menjadi wirausahawan bengkel sepeda motor. Program ini pertama kali diluncurkan di Cilacap pada tahun 2016 dan sudah dilakukan replikasi program di wilayah lainnya seperti Bojonegoro, Blora dan Tuban,” ucap Ardianto dalam acara penutupan program ESP di Lamongan, Kamis, (21/12/17).

“Dengan berakhirnya pelatihan Enduro Student Program bukan berarti kegiatan telah berakhir. Justru ditutupnya pelatihan ESP ini akan menjadi garis start bagi peserta ESP untuk mulai mengarungi dunia wirausaha yang sesungguhnya,” tambahnya.

Sejumlah 21 siswa dari SMK terpilih lulusan SMI di daerah Lamongan dan Gresik telah mengikuti Enduro Student Program. Pelatihan yang diberikan meliputi 39 hari pelatihan teori dan praktek workshop di Balai Latihan Kerja Lamongan, yang dilanjutkan dengan magang selama 50 hari di bengkel-bengkel mitra binaan PT Pertamina Lubricants dalam bentuk mentorship secara real.

“21 siswa ini sebelumnya diseleksi oleh PT Pertamina Lubricants kini bersiap menjalani tahapan nyata menjadi wirausaha muda di bidang teknik sepeda motor,” terang Ardianto.

Dalam acara penutupan ESP ini, PT Pertamina Lubricants memberikan modal kerja secara simbolis kepada seluruh peserta ESP dengan total in-kind yang mencapai Rp. 92 juta. Modal kerja ini diberikan berupa alat-alat perbengkelan, tool-kits, spare part, Pelumas Pertamina, dan keperluan bengkel lainnya.

“Program ESP ini bertujuan pada tiga hal, yakni peningkatan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan,”ungkapnya.

Melalui ESP, perusahaan berkeinginan untuk berkontribusi dalam upaya pembangunan generasi muda penerus bangsa yang berkeberlanjutan. Dengan ESP ini PT Pertamina Lubricants berperan aktif dalam menciptakan wirausaha baru sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru. (Bram/Tls)