Multi Talenta : Devi Nur Suryaningtias Putri Dari Marinir YONMARHANLAN VI Dengan Segudang Prestasi

Makassar (wartasas.com) –  Terlahir dari anak prajurit Marinir menjadikan motivasi tersendiri bagi salah satu putri kelahiran  Sidoarjo, 29 Mei 2001. Putri prajurit marinir Kapten Mar Brayat Laksana yang berdinas di batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan VI (Yonmarhanlan VI)  yang memiliki nama asli Devi Nur Suryaningtias memutuskan untuk mengenyam pendidikan di SMA Negeri 1 Makassar. Gadis yang akrab disapa Devi ini, kali pertama terjun didunia olahraga harus menghadapi tantangan demin tantangan, mulai dari ketatnya  jadwal latihan, termasuk  perbedaan bahasa dan budaya sesama atlit yang  menuntut devi harus mampu beradaptasi dan tetap berusaha sebaik mungkin untuk mungukir prestasi. Hal ini diakui Devi, Minggu,(13/08/2017).

Puteri pasangan Kapten Marinir Brayat Laksana dan Umi Rahayu  ini meskipun disibukkan dengan padatnya jadwal latihan, tidak lantas mengabaikan kewajiban sekolahnya. Hal ini dibuktikan Devi dengan berhasil masuk SMA Negeri 1, salah satu sekolah unggulan di kota Makassar. Sepak terjang dalam bidang olahraga Tennis Meja dan Dayung  membuat Devi ikut serta dalam bebagai event bergengsi di tanah air. Devi mengakui apa yang telah diraihnya karena terinspirasi  dari orangtua. Kecintaannya terhadap olahraga tenis meja dan dayung ini membuatnya ingin terus berlatih hingga nanti bisa capai ke level Internasional. “Keinginan besar saya jadi pemain tenis meja dan Dayung internasional, dan semangat saya tidak akan surut  seperti semangat Ayah saya sebagai Prajurit Marinir ” kata gadis ayu ini.

Dan inilah pahatan prestasi dari seorang multi talenta Devi Nur Suryaningtias. Dicabang  Tennes Meja  dengan Pelatih ayah Devi sendiri Kapten Mar Brayat laksana

  1. Th. 2009 Juara 3 pada O2SN SD/MI se kota Makassar.
  2. Th. 2010 Juara 1 pada O2SN SD/MI se Sulsel
  3. Th. 2011 Juara 1 pada O2SN SD/MI se Sulsel.
  4. Th. 2011 Juara 4 Junior pada UNHAS CUP 11 se Indonesia.
  5. Th. 2012 Juara 2 Kadet pada KEJURDA kelompok umur se Sulsel.
  6. Th. 2012 Juara 1 Ganda Junior pada CABE RAWIT CUP 2 se Sulbar
  7. Th. 2012 Juara 1 Kadet pada CABE RAWIT CUP 2 se Sulbar.
  8. Th. 2012 Juara 1 Kadet pada UNHAS CUP 9 se Indonesia.
  9. Th. 2013 Peringkat 1 Beregu pada PRA PORDA se Sulsel.
  10. Th. 2013 Juara 1 Kadet pada Kejuaraan PTMSI Sulsel CUP 2013.
  11. Th. 2014 Juara 1 Junior pada UNHAS CUP X se Indonesia.
  12. Th. 2014 Juara 1 Kadet pada CABE RAWIT CUP 3 se Pulau Sulawesi
  13. Th. 2014 Juara 1 Ganda pada PORDA 15 Bantaeng se SULSEL.
  14. Th. 2014 Juara 2 Beregu pada PORDA 15 Bantaeng se Sulsel.
  15. Th. 2015 Juara 1 Kadet pada VALE CUP Sorowako Open.
  16. Th. 2015 Juara 3 Kadet pada UNHAS CUP 11 se Indonesia.
  17. Th. 2015 Juara 1 pada O2SN SMP se SULSEL.
  18. Th. 2015 Juara 1 Kadet Kejurda se Sulsel.
  19. Th. 2016 Juara 2 PORDA Sulsel.
  20. Th. 2016 Juara 1 PORKOT 2016 kota Makassar.
  21. Th. 2016 peringkat 2 seleksi atlit Sulsel untuk PON JABAR.
  22. Th. 2016 peserta pada PON Jawa Barat utusan dari Sulsel.

 

Cabang  Dayung Dragon  Boat.

Th. 2017 di kejuaraan THE 15 Th Padang International Dragon Boat Festival 2017 berhasil merebut juara 2  Open 12 Mixed Paddlers, Juara 2 Open 22 Mixed Paddlers dan juara 1 Open 12 Women Paddlers. “Saat ini pun saya sedang dalam latihan menghadapi beberapa event besar diantaranya Pra Porda Sulsel 2017 pada cabang olahraga dayung kaya dan dayung dragon boat mewakili kota Makassar ” kata Devi. Untuk target ke depan ia menginginkan dapat berlaga di event-even International  “Kalau bisa prestasi saya akan  terus menanjak, dan dengan berdoa kepada Tuhan ditambah dengan usaha keras, saya yakin bisa ke tingkat yang lebih tinggi lagi,” tutur srikandi yang punya cita-cita jadi Taruni AAL.

Siswi yang masih duduk di bangku SMA ini berkata untuk tennis meja awal menyukainya  sejak duduk di bangku SD. “Awalnya saya hanya ikut-ikut ayah saja. Lama kelamaan saya jadi suka dan rutin latihan,” ungkap nya.  Saat ini selain kesibukan sekolah, ia  tetap disiplin berlatih hingga dua jam lamanya. tenis meja dan dayung. Jika tidak ada kegiatan, ia dapat menghabiskan waktu latihan  Dari pukul 16.00-18.00. “Tapi semuanya tergantung pelatih, terkadang memanfaatkan hari libur bila sedang melaksanakan pemusatan latihan” ucap putri prajurit Marinir yang tinggalnya di Komplek TNI AL Dewaruci ini. ( AR )