Menristekdikti : Unusa Mampu Raih Akreditasi A di Usia 10 Tahun

Surabaya (wartasas.com) – Universitas Nadlatul Ulama Surabaya (Unusa) kembali mengukuhkan 1.150 mahasiswa baru (Maba) Unusa tahun akademik 2017-2018. Namun, kali ini ada yang menarik dalam acara pengukuhan Maba yang dihadiri langsung oleh Menristekdikti.

Acara pengukuhan yang digelar di Gedung Dyandra Convention Hall Surabaya pada, senin, 4 September 2017, dihadiri oleh Menristekdikti, Prof H Mohamad Nasir dan Wakil Gubernur Jatim, H Saifullah Yusuf didampingi Rektor Unusa, Prof Dr Achmad Jazidie.

Menristekdikti, Prof H Mohamad Nasir dalam sambutannya menyampaikan bahwa Universitas Nadlatul Ulama Surabaya (Unusa) pada tahun kesepuluh bisa akreditasi A, setelah di usia ke-4 tahun 2017 sudah mencapai akredtasi B.

“Unusa yang masih muda mahasiswanya sudah mencapai 4.000 mahasiswa, hal yang sangat luar biasa dan tren meningkat terus. Kalua nanti Unusa 10 tahun bisa mencapai akreditasi A berarti bisa sama dengan universitas di Singapura yaitu Singapura Management University yang usia 12 tahun bisa mencapai universitas dunia,” tutur Nasir dalam sambutannya, Senin, (4/9/17).

“Saat ini, universitas di Indonesia yang masuk di 500 perguruan tinggi dunia yaitu Universitas Indonesia diperingkat 277, ITB diperingkat 331 dan Universitas Gajah Mada diperingkat 402. Kami berharap, meski Unusa berusia muda nantinya bisa masuk di jajaran universitas terbaik di dunia,” tambahnya.

Dikesemptan yang sama, Wakil Gubernur Jatim, H Saifullah Yusuf menyatakan bangga dengan Unusa yang mengalami perkembangan begitu cepat, sudah memiliki 4.000 mahasiswa di usia yang baru berumur 4 tahun.

“Ada beberapa yang membuat Unusa berkembang cepat, yakni namanya yang menarik perhatian, ada di Kota Surabaya yang merupakan kota kelahiran Nahdlatul Ulama, serta pengelolanya yang memang orang yang punya nama di dunia pendidikan,” terang Gus Ipul sapaan akrab Wagub Jatim.

Rektor Unusa, Prof Dr Achmad Jazidie mengatakan, Unusa bertekad untuk menjadi Lembaga Dikti yang terkemuka, unggul dan profesional dalam Ipteks, berjiwa wirausaha serta berjati diri Islami.

“Unusa ingin mencetak generasi rahmatan lil’alamin. Generasi yang berfikir dan bertindak dengan wawasan global bagi kemaslahatan umat manusia di seluruh alam. Generasi yang cerdas, berdaya saing dan berkarakter (berakhlaq mulia),” papar  Prof. Jazidie.

“Menjadi manusia yang beriman, berilmu dan beramal menjadi prinsip dasar bagi Unusa dalam menjalankan misinya,” imbuhnya.

Mahasiswa baru Unusa Tahun Akademik 2017/2018 adalah 1.150 mahasiswa yang tersebar dalam 6 Fakultas diantaranya Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK), Fakultas Kesehatan (F.Kes), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), dan Fakultas Teknik (FT). (Tls)