Mahasiswi Ubaya Harumkan Nama Indonesia Diajang Wushu

Surabaya (WartaSAS) – Mahasisiwi Universitas Surabaya (Ubaya) kembali mengharumkan nama Indonesia diajang olahraga Wushu tingkat Internasional The 2nd World Taijiquan Championships.

Cindy Martono mahasiswi jurusan Akuntasi Ubaya, meraih medali perak dan perunggu dalam kompetisi wushu Internasional. Cindy Martono dipilih oleh PRIMA (Program Indonesia Emas) untuk mewakili Indonesia dalam kompetisi yang diadakan di Polandia pada tanggal 17-20 Oktober 2016.

Dalam Taichi Jian dan Taichi Quan peserta bebas menampilkan jurus apa saja. Taichi Jian adalah gaya wushu yang menggunakan pedang dalam gerakan-gerakannya sedangkan Taichi Quan adalah gaya wushu dengan tangan kosong.

Pada Taichi Jian, mahasiswa semester 7 ini meraih juara 3 serta mendapatkan medali perunggu dan sertifikat. Sedangkan untuk Taichi Quan, Cindy mendapatkan peringkat 5.

Dalam cabang lomba ini, Cindy Martono berhasil meraih juara 2 dengan skor 9,17 serta mendapatkan medali perak dan sertifikat. Juara 1 diraih oleh Malaysia dengan skor 9,2, sedangkan juara 3 diraih oleh Rusia dengan skor 8,8.

Cindy Martono berlatih intensif selama 7 hari untuk mempersiapkan diri dalam kompetisi ini, dan dilatih oleh Sandri Liong yang berasal dari Medan, Sumatera Utara. Tetapi 2 minggu sebelumnya, Cindy juga mengikuti PON yang diadakan di Bandung.

“Ini sangat membanggakan, Cindy bisa berprestasi hingga tingkat Internasional dan tetap bisa mempertahankan nilai akademiknya. Harapan saya adalah dengan adanya prestasi Cindy ini bisa menjadi pemicu bagi teman-teman mahasiswa lainnya untuk bisa berprestasi juga,” ungkap Ridho Islamie, S.Farm., M.Si., Apt. , selaku Manajer Pendampingan Aktivitas dan Kesejahteraan Mahasiswa Universitas Surabaya.

Sebagai mahasiswa yang berprestasi di bidang non akademik tentunya harus diimbangkan dengan prestasi akademik pula.

“Saya hanya melakukan yang terbaik yang saya bisa untuk mengharumkan nama Indonesia di tingkat Internasional,” Ucap Cindy. (Tls)

 

Add a Comment