Proses Hukum Penemuan Kartu JKN-KIS di Kawal BPJS Kesehatan Hingga Tuntas

Surabaya (wartasas.com) – Kehadiran Direktur Utama BPJS Kesehatan di Polrestabes Surabaya pada Kamis, (3/8) merupakan bentuk tindak lanjut atas kasus ditemukannya sejumlah Kartu JKN-KIS di sungai Blitar beberapa waktu lalu.

Berdasarkan informasi terakhir, Polres Blitar telah melimpahkan kasus tersebut ke Polrestabes Surabaya setelah dilakukan gelar perkara. Sementara proses hukum berjalan, tersangka pun dikenakan wajib lapor 2 minggu sekali ke Polres Blitar.

Seperti yang disampaikan Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris saat mengunjungi Polrestabes Surabaya, bahwa BPJS Kesehatan mengunjungi Polrestabes Surabaya untuk memantau perkembangan proses hukum pelaku kasus tersebut.

“Yang jelas kami akan terus melakukan pengawalan terhadap proses hukum kasus ini hingga tuntas,” tutur Fachmi Idris Direktur Utama BPJS Kesehatan dalam kunjungannya ke Polrestabes Surabaya, Kamis, (03/08).

Dalam kesempatan tersebut, Fachmi juga menegaskan bahwa pihaknya  telah menyampaikan surat kepada Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan Kelurahan Siwalan Kerto dan Bendul Merisi daftar peserta JKN-KIS PBI aktif untuk dapat dilayani sebagai peserta JKN-KIS sesuai dengan haknya.

Dengan demikian, peserta PBI di kedua wilayah kelurahan tersebut, dipastikan tetap mendapatkan pelayanan kesehatan dengan menunjukkan kartu identitas lain selama status kepesertaannya aktif. Kartu identitas lain yang dimaksud adalah KTP, atau bagi yang belum berusia 17 tahun dan belum memiliki KTP, bisa menggunakan Kartu Keluarga atau Akte Kelahiran.

“Kami membuka akses informasi seluas-luasnya kepada peserta JKN-KIS. Jangan sungkan melaporkan kepada kami apabila masyarakat mengalami kendala atau membutuhkan informasi terkait Kartu JKN-KIS, prosedur pelayanan kesehatan, dan sebagainya,” terang Fahmi.

“Masyarakat bisa mengunjungi Kantor Cabang BPJS Kesehatan terdekat, menghubungi Care Center 1500400 tersedia 24 jam 7 hari. Kami siap melayani kebutuhan masyarakat,” tegasnya menyapaikan dihadapan awak media.

Sebagai informasi, dalam pendistribusian kartu JKN-KIS untuk peserta PBI, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia dan PT TIKI – JNE melalui proses pengadaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam kontrak disebutkan kedua distributor tersebut berkewajiban mendistribusikan kartu JKN-KIS sesuai dengan pembagian wilayah. JNE mendistribusikan kartu JKN-KIS untuk wilayah Sumatera, Banten, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT. (Tls)